Selasa, 28 November 2017

BLOGGER INI UNGKAPKAN HAL MENGEJUTKAN TENTANG DIRINYA

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini Babah Bor mau berbagi cerita mengenai seorang blogger yang mengungkapkan hal mengejutkan tentang dirinya

BLOGGER INI UNGKAPKAN HAL MENGEJUTKAN TENTANG DIRINYA


Kabar mengejutkan belum lama ini beredar di dunia maya, dimana salah seorang blogger mengungkapkan hal mengejutkan mengenai keadaan dirinya saat ini. Dilansir dari blog Rudy Haryanto on WordPress.com (29/10/2017), Founder Indonesia Satu dan IDNEWS Rudy Haryanto menyatakan bahwa dirinya saat ini telah "broke" alias bangkrut total setelah beliau kehilangan pekerjaan sejak awal September 2017 dan hingga artikel ini ditulis, beliau belum memperoleh pekerjaan baru sama sekali

"Dulu saya bekerja di salah satu website otomotif terkenal di Indonesia selama hampir 4 tahun (mulai dari tanggal 17 Juni 2013 hingga 28 Februari 2017) sebelum akhirnya saya pindah ke salah satu tempat kerja di bilangan Jakarta Barat selama kurang lebih 6 bulan, namun akhirnya saya diberhentikan (lebih tepatnyadisuruh resigndari pekerjaan saya tersebut per tanggal 01 September 2017 dan hingga saat ini saya belum memperoleh pekerjaan baru," demikian pengakuan Rudy Haryanto dalam salah satu artikel di blog tersebut

Lebih lanjut, pria kelahiran Jakarta, 29 Juni 1977 tersebut mengungkapkan bahwa dirinya harus menyambung hidup dengan melakukan pekerjaan yang sebetulnya halal, namun bagi sebagian orang, pekerjaan tersebut dipandang sebelah mata dan juga sebetulnya tidak disukai dirinya. Meski demikian, beliau menambahkan bahwa dirinya terpaksa melakukan pekerjaan tersebut, karena tuntutan hidup, dimana tabungannya telah habis sama sekali (bahkan saldo rekening bank tempat beliau nabung pun sudah tidak bisa ditarik tunai lagi) dan (saat artikel ini ditulis) beliau bahkan bingung bagaimana caranya memperoleh uang untuk membayar biaya kost-kostan di bilangan Jakarta Barat. Beliau juga mencoba melamar kerja ke sana kemari, namun hingga saat ini belum ada panggilan sama sekali

Yang lebih memilukan ialah beliau bahkan harus pergi ke tempat-tempat yang menyediakan wifi gratis saking beliau tidak dapat membeli paket kuota internet sama sekali. Beliau kini telah jatuh miskin dan tidak ada sesuatu pun yang dapat dia banggakan lagi. Beliau juga mengungkapkan bahwa sebenarnya dia telah bosan melakukan pekerjaan yang saat ini beliau lakukan, karena penghasilannya tidak tetap (fluktuatif) dan melelahkan, mengingat usianya yang sudah tidak terbilang muda lagi, namun beliau terpaksa melakukannya, mengingat tuntutan perut yang tidak bisa berkompromi. Yang lebih mengenaskan ialah, bahkan untuk makan, beliau harus berutang ke sana kemari

"Saya kini telah jatuh miskin dan tidak ada sesuatu pun yang dapat saya banggakan lagi…entah sampai kapan saya harus mengalami hal ini. Sejujurnya saya bosan melakukan pekerjaan yang saat ini saya lakukan, karena penghasilannya tidak tetap (fluktuatif) dan melelahkan, mengingat usia saya yang sudah tidak terbilang muda lagi. Meski demikian, saya terpaksa melakukannya, mengingat tuntutan perut yang tidak bisa berkompromi, bahkan saya harus berutang ke sana kemari hanya untuk makan. Dalam kesedihanku ini, saya masih berharap semoga saya cepat-cepat mendapatkan pekerjaan baru," ungkap Rudy Haryanto dalam bagian akhir artikel di blog tersebut

Beliau memang tidak menjelaskan secara terperinci mengenai pekerjaan apa yang dimaksud dan juga tidak mengungkapkannya kepada Babah Bor hingga saat ini. Meski demikian, Babah Bor hanya dapat mengatakan kepada para pembaca bahwa keadaan Rudy Haryanto saat ini sungguh memilukan, dimana beliau saat ini tidak memiliki pekerjaan sama sekali alias nganggur dan harus berjuang keras, di usianya yang sudah tidak bisa dibilang muda lagi, hanya untuk menyambung hidup serta membayar biaya kost-kostan, terlebih lagi saat ini beliau tidak memiliki saudara kandung dan orangtuanya telah tiada sejak tahun 2009, bahkan beliau hingga saat ini belum berkeluarga alias masih single

Babah Bor doakan agar Rudy Haryanto segera memperoleh pekerjaan baru dan secepatnya keluar dari kemiskinan yang saat ini beliau alami. AMIN !!! Bagi yang penasaran dan ingin menanyakan keadaan beliau saat ini, silahkan kirim pesan ke inbox Facebook Rudy Haryanto, bahkan Babah Bor secara pribadi ingin mengajak para pembaca untuk turut serta dalam membantu meringankan beban beliau, terutama secara materi, menurut kerelaan para pembaca sekalian dengan menyalurkan bantuan para pembaca sekalian ke rekening Bank Mandiri a/c no.1190006762189 a/n : Rudy Haryanto. Bantuan dari para pembaca sekalian, terutama secara materi (berapapun total nilainya), akan sangat-sangat membantu dalam meringankan beban beliau dan semoga amal ibadah para pembaca sekalian yang telah sudi menyisihkan sebagian dari rezeki untuk membantu meringankan beban saudara kami (Rudy Haryanto) diterima Allah SWT...AMIN


BLOGGER INI UNGKAPKAN HAL MENGEJUTKAN TENTANG DIRINYA

By: Babah Bor
Continue Reading...

Sabtu, 11 November 2017

Relawan Jokowi Fans Club Turut Meramaikan Pernikahan Bobby Nasution-Kahiyang Ayu

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai Relawan Jokowi Fans Club Turut Meramaikan Pernikahan Bobby Nasution-Kahiyang Ayu

Sebagaimana telah diketahui bersama, pada tanggal 08 November 2017 pasangan Bobby Nasution dan Kahiyang Ayu (putri Presiden RI Joko Widodo (Jokowi)) melangsungkan pernikahan di Solo. Pernikahan tersebut dihadiri oleh berbagai kalangan, termasuk relawan Jokowi Fans Club yang merupakan salah satu dari sekitar 4 ribu relawan yang menghadiri acara pernikahan akbar tersebut

Dilansir dari Indonesia Satu, relawan Jokowi Fans Club yang diketuai oleh Cepu Supriyanto tersebut berada di kota Solo dari tanggal 06 November 2017 hingga 08 November 2017

Kehadiran relawan Jokowi Fans Club tersebut, selain untuk meramaikan pernikahan pasangan Bobby Nasution dan Kahiyang Ayu, juga dalam rangka wisata ke Kraton Surakarta dan Pasar Klewer, lalu dilanjutkan dengan wisata kuliner dan berbelanja di Yogyakarta

Di kota Yogyakarta, relawan Jokowi Fans Club juga melakukan wisata dengan mengunjungi Kraton Yogyakarta, Candi Prambanan dan juga Malioboro, sebelum akhirnya mereka pulang kembali ke Jakarta untuk kembali beraktifitas


Relawan Jokowi Fans Club Turut Meramaikan Pernikahan Bobby Nasution-Kahiyang Ayu
Sumber: https://oneindonesiasatu.com


By: Rudy Haryanto
Continue Reading...

Petisi Tak Kunjung Ditandatangani, Kelompok Ini Bakal Unjuk Rasa Dalam Waktu Dekat

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai

Sebagaimana telah diketahui bersama, pada tanggal 23 Oktober 2017 ada aksi unjuk rasa di depan Balai Kota DKI Jakarta yang dilakukan oleh sekelompok warga yang menamakan dirinya Komunitas Anak Bangsa, dimana dalam aksi unjuk rasa tersebut Komunitas Anak Bangsa membuat sebuah petisi, terkait ucapan "pribumi" yang diucapkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam pidato perdana beliau pada tanggal 16 Oktober 2017


Petisi Tak Kunjung Ditandatangani, Kelompok Ini Bakal Unjuk Rasa Dalam Waktu Dekat
Sumber: https://news.detik.com


Petisi tersebut berisi lima butir yang harus dilaksanakan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, yaitu:

1) Mengecam pidato Anda sebagai Gubernur pada tanggal 16 Oktober 2017, tentang "kebangkitan pribumi"
2) Menuntut klarifikasi Anda sebagai Gubernur tentang arti dan pemahaman "pribumi"
3) Menuntut Gubernur DKI Jakarta, untuk minta maaf kepada masyarakat luas
4) Tidak mengulangi cara-cara yang bersifat dan terlihat memprovokasi masyarakat luas
5) Bersedia menandatangani petisi yang kami buat

Petisi Tak Kunjung Ditandatangani, Kelompok Ini Bakal Unjuk Rasa Dalam Waktu Dekat
Sumber: https://oneindonesisatu.com



Meski demikian, saat itu petisi telah disampaikan, namun belum ditandatangani, karena Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sedang tidak berada di Balai Kota DKI Jakarta dan karena hingga saat berita ini dirilis, petisi tersebut tak kunjung ditandatangani, Komunitas Anak Bangsa memutuskan untuk kembali mengadakan aksi unjuk rasa di depan Balai Kota DKI Jakarta pada hari Senin tanggal 13 November 2017

Dilansir dari Indonesia Satu, salah seorang sumber terpercaya (yang tidak mau disebutkan namanya) terkait aksi unjuk rasa tersebut, mengungkapkan kepada Founder Indonesia Satu dan IDNEWS via WhatsApp bahwa aksi unjuk rasa tersebut rencananya akan dihadiri oleh 500 orang dalam rangka mendesak agar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menandatangani petisi yang dibuat oleh Komunitas Anak Bangsa dalam aksi unjuk rasa pada tanggal 23 Oktober 2017 Balai Kota DKI Jakarta dan sekaligus meminta pertanggungjawaban Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, terkait ucapan "pribumi" yang diucapkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam pidato perdana beliau pada tanggal 16 Oktober 2017

Sebagai info tambahan, pada hari Kamis tanggal 09 November 2017 beredar pesan dalam salah satu grup WhatsApp bahwa Komunitas Anak Bangsa akan kembali mengadakan aksi unjuk rasa di depan Balai Kota DKI Jakarta pada hari Senin tanggal 13 November 2017 untuk menuntut pertanggungjawaban terkait ucapan "pribumi" yang diucapkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam pidato perdana beliau pada tanggal 16 Oktober 2017 tersebut dan juga mendesak agar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan juga agar beliau meminta maaf kepada seluruh warga DKI Jakarta

Apakah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersedia menandatangani petisi tersebut dan meminta maaf secara terbuka kepada masyarakat DKI Jakarta, sesuai tuntutan yang diajukan Komunitas Anak Bangsa ??? Yuk kita sama-sama menunggu kelanjutannya pada tanggal 13 November 2017


Petisi Tak Kunjung Ditandatangani, Kelompok Ini Bakal Unjuk Rasa Dalam Waktu Dekat
Sumber: https://oneindonesiasatu.com

By: Rudy Haryanto
Continue Reading...

Rabu, 08 November 2017

Teknologi Ini Akan Gantikan Teknologi E-KTP

3 komentar:
Dalam artikel ini saya ingin membagikan info terkatual mengenai Teknologi Ini Akan Gantikan Teknologi E-KTP

Sebagaimana telah diketahui bersama, saat ini teknologi e-KTP alias KTP elektronik akan mempermudah banyak hal mengenai kependudukan, namun dalam pelaksanaannya di Indonesia, proyek e-KTP ternyata menebar bau busuk korupsi. Yang lebih mengejutkan lagi ialah Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi H Mohamad Nasir mengungkapkan bahwa teknologi teknologi e-KTP alias KTP elektronik akan ketinggalan zaman dan digantikan oleh teknologi microchip yang dapat merekam data kependudukan selama satu tahun, bahkan juga dapat merekam riwayat kesehatan selama setahun

"KTP elektronik yang lagi ramai, nantinya akan ditinggalkan. Ditinggalkan karena ada inovasi baru dengan ada penemuan mikrochip sangat kecil yang ditanam dalam pembuluh darah," ungkap H Mohamad Nasir saat memberikan kuliah umum di Universitas Muhammadiyah, Jember, Jawa Timur, sebagaimana dilansir dpp.pkb.or.id (08/11/2017)


Teknologi Ini Akan Gantikan Teknologi E-KTP
Sumber: http://www.dpp.pkb.or.id

H Mohamad Nasir menegaskan bahwa penemuan teknologi mikrochip merupakan sebuah inovasi dari hasil riset yang menjadi tantangan bagi para mahasiswa dan dosen. Lebih lanjut, H Mohamad Nasir mengharapkan riset para mahasiswa, dosen dan para peneliti harus menghasilkan inovasi yang menjawab kebutuhan masyarakat terkini

"Kalau riset itu baik maka akan menghasilkan inovasi. Riset kalau hasilnya hanya publikasi maka hanya penuhi perpustakaan saja. Itu tidak cukup. Riset peneliti baik dosen, mahasiswa, harus menuju inovasi," lanjut H Mohamad Nasir seraya meminta para mahasiswa dan dosen untuk menghasilkan penelitian yang dapat mendukung daya saing nasional dan perekonomian Indonesia, sebagaimana dilansir CNN Student (28/09/2017)

Menurut H Mohamad Nasir, tekanan darah, fungsi ginjal dan data-data kesehatan seorang warga juga akan diketahui dengan teknologi mikrochip yang ada dalam pembuluh darah dan bila Kalau data dimasukkan ke dalam mikrochip dalam jumlah besar, aktifitas masyarakat di mana saja, termasuk di luar negeri, dapat diketahui

"Ini teknologi yang tidak bisa dikibuli. Tugas kantor juga gak bisa dimanipulasi karena terekam semua," jelas H Mohamad Nasir, sebagaimana dilansir ANTARA News (28/09/2017)


Teknologi Ini Akan Gantikan Teknologi E-KTP
Sumber: https://www.upstation.id

By: Rudy Haryanto
Continue Reading...