Tampilkan postingan dengan label indonesia satu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label indonesia satu. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 11 November 2017

Relawan Jokowi Fans Club Turut Meramaikan Pernikahan Bobby Nasution-Kahiyang Ayu

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai Relawan Jokowi Fans Club Turut Meramaikan Pernikahan Bobby Nasution-Kahiyang Ayu

Sebagaimana telah diketahui bersama, pada tanggal 08 November 2017 pasangan Bobby Nasution dan Kahiyang Ayu (putri Presiden RI Joko Widodo (Jokowi)) melangsungkan pernikahan di Solo. Pernikahan tersebut dihadiri oleh berbagai kalangan, termasuk relawan Jokowi Fans Club yang merupakan salah satu dari sekitar 4 ribu relawan yang menghadiri acara pernikahan akbar tersebut

Dilansir dari Indonesia Satu, relawan Jokowi Fans Club yang diketuai oleh Cepu Supriyanto tersebut berada di kota Solo dari tanggal 06 November 2017 hingga 08 November 2017

Kehadiran relawan Jokowi Fans Club tersebut, selain untuk meramaikan pernikahan pasangan Bobby Nasution dan Kahiyang Ayu, juga dalam rangka wisata ke Kraton Surakarta dan Pasar Klewer, lalu dilanjutkan dengan wisata kuliner dan berbelanja di Yogyakarta

Di kota Yogyakarta, relawan Jokowi Fans Club juga melakukan wisata dengan mengunjungi Kraton Yogyakarta, Candi Prambanan dan juga Malioboro, sebelum akhirnya mereka pulang kembali ke Jakarta untuk kembali beraktifitas


Relawan Jokowi Fans Club Turut Meramaikan Pernikahan Bobby Nasution-Kahiyang Ayu
Sumber: https://oneindonesiasatu.com


By: Rudy Haryanto
Continue Reading...

Petisi Tak Kunjung Ditandatangani, Kelompok Ini Bakal Unjuk Rasa Dalam Waktu Dekat

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai

Sebagaimana telah diketahui bersama, pada tanggal 23 Oktober 2017 ada aksi unjuk rasa di depan Balai Kota DKI Jakarta yang dilakukan oleh sekelompok warga yang menamakan dirinya Komunitas Anak Bangsa, dimana dalam aksi unjuk rasa tersebut Komunitas Anak Bangsa membuat sebuah petisi, terkait ucapan "pribumi" yang diucapkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam pidato perdana beliau pada tanggal 16 Oktober 2017


Petisi Tak Kunjung Ditandatangani, Kelompok Ini Bakal Unjuk Rasa Dalam Waktu Dekat
Sumber: https://news.detik.com


Petisi tersebut berisi lima butir yang harus dilaksanakan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, yaitu:

1) Mengecam pidato Anda sebagai Gubernur pada tanggal 16 Oktober 2017, tentang "kebangkitan pribumi"
2) Menuntut klarifikasi Anda sebagai Gubernur tentang arti dan pemahaman "pribumi"
3) Menuntut Gubernur DKI Jakarta, untuk minta maaf kepada masyarakat luas
4) Tidak mengulangi cara-cara yang bersifat dan terlihat memprovokasi masyarakat luas
5) Bersedia menandatangani petisi yang kami buat

Petisi Tak Kunjung Ditandatangani, Kelompok Ini Bakal Unjuk Rasa Dalam Waktu Dekat
Sumber: https://oneindonesisatu.com



Meski demikian, saat itu petisi telah disampaikan, namun belum ditandatangani, karena Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sedang tidak berada di Balai Kota DKI Jakarta dan karena hingga saat berita ini dirilis, petisi tersebut tak kunjung ditandatangani, Komunitas Anak Bangsa memutuskan untuk kembali mengadakan aksi unjuk rasa di depan Balai Kota DKI Jakarta pada hari Senin tanggal 13 November 2017

Dilansir dari Indonesia Satu, salah seorang sumber terpercaya (yang tidak mau disebutkan namanya) terkait aksi unjuk rasa tersebut, mengungkapkan kepada Founder Indonesia Satu dan IDNEWS via WhatsApp bahwa aksi unjuk rasa tersebut rencananya akan dihadiri oleh 500 orang dalam rangka mendesak agar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menandatangani petisi yang dibuat oleh Komunitas Anak Bangsa dalam aksi unjuk rasa pada tanggal 23 Oktober 2017 Balai Kota DKI Jakarta dan sekaligus meminta pertanggungjawaban Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, terkait ucapan "pribumi" yang diucapkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam pidato perdana beliau pada tanggal 16 Oktober 2017

Sebagai info tambahan, pada hari Kamis tanggal 09 November 2017 beredar pesan dalam salah satu grup WhatsApp bahwa Komunitas Anak Bangsa akan kembali mengadakan aksi unjuk rasa di depan Balai Kota DKI Jakarta pada hari Senin tanggal 13 November 2017 untuk menuntut pertanggungjawaban terkait ucapan "pribumi" yang diucapkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam pidato perdana beliau pada tanggal 16 Oktober 2017 tersebut dan juga mendesak agar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan juga agar beliau meminta maaf kepada seluruh warga DKI Jakarta

Apakah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersedia menandatangani petisi tersebut dan meminta maaf secara terbuka kepada masyarakat DKI Jakarta, sesuai tuntutan yang diajukan Komunitas Anak Bangsa ??? Yuk kita sama-sama menunggu kelanjutannya pada tanggal 13 November 2017


Petisi Tak Kunjung Ditandatangani, Kelompok Ini Bakal Unjuk Rasa Dalam Waktu Dekat
Sumber: https://oneindonesiasatu.com

By: Rudy Haryanto
Continue Reading...

Rabu, 08 November 2017

Teknologi Ini Akan Gantikan Teknologi E-KTP

3 komentar:
Dalam artikel ini saya ingin membagikan info terkatual mengenai Teknologi Ini Akan Gantikan Teknologi E-KTP

Sebagaimana telah diketahui bersama, saat ini teknologi e-KTP alias KTP elektronik akan mempermudah banyak hal mengenai kependudukan, namun dalam pelaksanaannya di Indonesia, proyek e-KTP ternyata menebar bau busuk korupsi. Yang lebih mengejutkan lagi ialah Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi H Mohamad Nasir mengungkapkan bahwa teknologi teknologi e-KTP alias KTP elektronik akan ketinggalan zaman dan digantikan oleh teknologi microchip yang dapat merekam data kependudukan selama satu tahun, bahkan juga dapat merekam riwayat kesehatan selama setahun

"KTP elektronik yang lagi ramai, nantinya akan ditinggalkan. Ditinggalkan karena ada inovasi baru dengan ada penemuan mikrochip sangat kecil yang ditanam dalam pembuluh darah," ungkap H Mohamad Nasir saat memberikan kuliah umum di Universitas Muhammadiyah, Jember, Jawa Timur, sebagaimana dilansir dpp.pkb.or.id (08/11/2017)


Teknologi Ini Akan Gantikan Teknologi E-KTP
Sumber: http://www.dpp.pkb.or.id

H Mohamad Nasir menegaskan bahwa penemuan teknologi mikrochip merupakan sebuah inovasi dari hasil riset yang menjadi tantangan bagi para mahasiswa dan dosen. Lebih lanjut, H Mohamad Nasir mengharapkan riset para mahasiswa, dosen dan para peneliti harus menghasilkan inovasi yang menjawab kebutuhan masyarakat terkini

"Kalau riset itu baik maka akan menghasilkan inovasi. Riset kalau hasilnya hanya publikasi maka hanya penuhi perpustakaan saja. Itu tidak cukup. Riset peneliti baik dosen, mahasiswa, harus menuju inovasi," lanjut H Mohamad Nasir seraya meminta para mahasiswa dan dosen untuk menghasilkan penelitian yang dapat mendukung daya saing nasional dan perekonomian Indonesia, sebagaimana dilansir CNN Student (28/09/2017)

Menurut H Mohamad Nasir, tekanan darah, fungsi ginjal dan data-data kesehatan seorang warga juga akan diketahui dengan teknologi mikrochip yang ada dalam pembuluh darah dan bila Kalau data dimasukkan ke dalam mikrochip dalam jumlah besar, aktifitas masyarakat di mana saja, termasuk di luar negeri, dapat diketahui

"Ini teknologi yang tidak bisa dikibuli. Tugas kantor juga gak bisa dimanipulasi karena terekam semua," jelas H Mohamad Nasir, sebagaimana dilansir ANTARA News (28/09/2017)


Teknologi Ini Akan Gantikan Teknologi E-KTP
Sumber: https://www.upstation.id

By: Rudy Haryanto
Continue Reading...

Sabtu, 04 November 2017

Ini Alasan Utama PSI Dukung Nurdin Abdullah dalam Pilkada Sulsel

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai Ini Alasan Utama PSI Dukung Nurdin Abdullah dalam Pilkada Sulsel

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) secara resmi mendeklarasikan dukungan kepada Bupati Bantaeng Nurdin Abdullah dalam Pilkada Sulawesi Selatan. Dalam acara Solidarity Lecture bertajuk "Kekuasaan untuk Rakyat" yang diadakan di Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) , Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie mengungkapkan bahwa Nurdin Abdullah merupakan sosok yang mempunyai kapasitas sebagai gubernur

"Cerdas, jujur, berani, serta konsisten. Itu empat kriteria yang kami lihat tercermin dalam diri Bro Nurdin Abdullah. Ini sejalan dengan misi perjuangan PSI untuk melawan korupsi dan intoleransi di Indonesia," ungkap Grace Natalie, sebagaimana dilansir detikNews (03/11/2017)

Lebih lanjut, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menilai bahwa Nurdin Abdullah telah memberikan kontribusi positif saat menjabat Bupati Bantaeng selama dua periode, mulai dari membersihkan korupsi, mereformasi birokrasi, memberikan pelayanan kesehatan gratis, mendorong pertumbuhan ekonomi, menekan angka kematian ibu melahirkan di daerahnya dan berbagai pembaruan lainnya

"Sehingga berhasil mentransformasi Kabupaten Bantaeng di Sulsel, menjadi kawasan yang sejahtera dan modern," lanjut Grace Natalie, sebagaimana dilansir Kantor Berita Pemilu (03/11/2017)

Dalam acara tersebut, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) juga menyerahkan simbol Sulapa Eppa’e (simbol pemaknaan tertinggi terhadap bagaimana kekuasaan dijalankan) sebagai bentuk amanah dan dukungan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kepada Nurdin Abdullah . Di bawah simbol berbentuk persegiempat tersebut terdapat tulisan berbahasa bugis "Macca na malempu, Warani na magetteng"

"Sulapa Eppa'e ini dalam maknanya, inspirasi ini kami ambil setelah berkomunikasi dengan struktur kami di Sulsel dan juga masukan dari beberapa tokoh dan budayawan Sulsel. Cerdas dan jujur, berani serta konsisten. Itu empat kriteria yang kami lihat tercermin dalam diri Bro Nurdin Abdullah. Ini sejalan dengan misi perjuangan PSI untuk melawan korupsi dan intoleransi di Indonesia," jelas Grace Natalie, sebagaimana dilansir Fajar Online (03/11/2017) Dukungan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kepada Bupati Bantaeng tersebut bukan hanya didasarkan atas figur, namun juga berdasarkan nilai-nilai yang diusung oleh calon tersebut dan juga hasil komunikasi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dengan struktur partai di level kabupaten dan provinsi serta dengan beberapa tokoh budayawan di Sulawesi Selatan

"Kami memang partai baru, kami tidak punya banyak kekuatan finansial. Namun kami punya anak muda dengan segudang energi, kreativitas, dan modal solidaritas untuk mendukung Nurdin Abdullah," tegas Grace Natalie, sebagaimana dilansir Tempo (03/11/2017)

Sebagai info tambahan, Nurdin Abdullah berpasangan dengan Andi Sudirman Sulaiman dalam Pilkada Sulawesi Selatan dan didukung oleh PDI Perjuangan, Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI)

Ini merupakan kali kedua Partai Solidaritas Indonesia (PSI) secara resmi melibatkan diri dalam pilkada, setelah sebelumnya Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyatakan dukungan kepada Ahok-Djarot dalam Pilkada DKI Jakarta 2017. Total jumlah kursi dalam koalisi besar tersebut mencapai 31 kursi dari persyaratan KPU minimal (sebanyak 11 kursi) dengan rincian: Partai Gerindra sebanyak 11 kursi, Partai Amanat Nasional (PAN) sebanyak 9 kursi, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebanyak 6 kursi dan PDI Perjuangan sebanyak 5 kursi, sebagaimana dilansir Republika (03/11/2017)


Ini Alasan Utama PSI Dukung Nurdin Abdullah dalam Pilkada Sulsel
Sumber: https://pilkada.tempo.co

By: Rudy Haryanto
Continue Reading...

Rabu, 01 November 2017

Founder Indonesia Satu dan IDNEWS Ajak Netizen Tandatangan Petisi Ini

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai Founder Indonesia Satu dan IDNEWS Ajak Netizen Tandatangan Petisi Ini

Sebagaimana telah diketahui, beberapa waktu lalu (tepatnya pada tanggal 27 Oktober 2017) Founder Indonesia Satu dan IDNEWS Rudy Haryanto mengungkapkan bahwa harus dilakukan hukuman-hukuman yang dapat menimbulkan efek jera bagi para koruptor di Indonesia, diantaranya:


1) Hukum mati seluruh koruptor di Indonesia tanpa kecuali dan tanpa pandang bulu
2) Miskinkan keluarga dari seluruh koruptor di Indonesia tanpa kecuali dan tanpa pandang bulu
3) Cabut hak politik dari seluruh koruptor maupun keluarga dari seluruh koruptor di Indonesia tanpa kecuali dan tanpa pandang bulu hingga keturunan ketujuh
Founder Indonesia Satu dan IDNEWS Ajak Netizen Tandatangan Petisi Ini
Sumber: http://www.hipwee.com

Beberapa hari kemudian (tepatnya pada tanggal 31 Oktober 2017), sebuah petisi berjudul "3 Langkah Hukum Tegas terhadap Koruptor di Indonesia" beredar di dunia maya, dimana dalam petisi tersebut Rudy Haryanto mendesak Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Ketua Mahkamah Agung (MA) Hatta Ali, Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat dan Ketua serta para Wakil Ketua DPR RI untuk melakukan 3 langkah hukum tegas terhadap koruptor di Indonesia tanpa kecuali dan tanpa pandang bulu yang dapat menimbulkan efek jera bagi para koruptor di Indonesia, persis seperti apa yang telah disampaikan Rudy Haryanto beberapa hari sebelumnya. Lebih lanjut, Rudy Haryanto mengajak netizen untuk ikut menandatangi petisi online tersebut sebagai salah satu bentuk dukungan dalam melawan segala bentuk korupsi di Indonesia

"Dengan menandatangani petisi ini, Anda turut mendukung penegakan hukum terhadap para koruptor di Indonesia tanpa kecuali dan tanpa pandang bulu sebagai salah satu bentuk dukungan dalam melawan segala bentuk korupsi di Indonesia," demikianlah akhir petisi online tersebut

Untuk info selengkapnya, silahkan klik tombol lanjut yang ada dalam kolom petisi online di bawah ini


By: Rudy Haryanto
Continue Reading...

Senin, 30 Oktober 2017

BLOGGER INI UNGKAPKAN HAL MENGEJUTKAN TENTANG DIRINYA

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini Babah Bor mau berbagi cerita mengenai seorang blogger yang mengungkapkan hal mengejutkan tentang dirinya

Kabar mengejutkan belum lama ini beredar di dunia maya, dimana salah seorang blogger mengungkapkan hal mengejutkan mengenai keadaan dirinya saat ini. Dilansir dari blog Rudy Haryanto on WordPress.com (29/10/2017), Founder Indonesia Satu dan IDNEWS Rudy Haryanto menyatakan bahwa dirinya saat ini telah "broke" alias bangkrut total setelah beliau kehilangan pekerjaan sejak awal September 2017 dan hingga artikel ini ditulis, beliau belum memperoleh pekerjaan baru sama sekali

"Dulu saya bekerja di salah satu website otomotif terkenal di Indonesia selama hampir 4 tahun (mulai dari tanggal 17 Juni 2013 hingga 28 Februari 2017) sebelum akhirnya saya pindah ke salah satu tempat kerja di bilangan Jakarta Barat selama kurang lebih 6 bulan, namun akhirnya saya diberhentikan (lebih tepatnyadisuruh resigndari pekerjaan saya tersebut per tanggal 01 September 2017 dan hingga saat ini saya belum memperoleh pekerjaan baru," demikian pengakuan Rudy Haryanto dalam salah satu artikel di blog tersebut

Lebih lanjut, pria kelahiran Jakarta, 29 Juni 1977 tersebut mengungkapkan bahwa dirinya harus menyambung hidup dengan melakukan pekerjaan yang sebetulnya halal, namun bagi sebagian orang, pekerjaan tersebut dipandang sebelah mata dan juga sebetulnya tidak disukai dirinya. Meski demikian, beliau menambahkan bahwa dirinya terpaksa melakukan pekerjaan tersebut, karena tuntutan hidup, dimana tabungannya telah habis sama sekali dan (saat artikel ini ditulis) beliau bahkan bingung bagaimana caranya memperoleh uang untuk membayar biaya kost-kostan di bilangan Jakarta Barat. Beliau juga mencoba melamar kerja ke sana kemari, namun hingga saat ini belum ada panggilan sama sekali

Yang lebih memilukan ialah beliau bahkan harus pergi ke tempat-tempat yang menyediakan wifi gratis saking beliau tidak dapat membeli paket kuota internet sama sekali. Beliau kini telah jatuh miskin dan tidak ada sesuatu pun yang dapat dia banggakan lagi. Beliau juga mengungkapkan bahwa sebenarnya dia telah bosan melakukan pekerjaan yang saat ini beliau lakukan, karena penghasilannya tidak tetap (fluktuatif) dan melelahkan, mengingat usianya yang sudah tidak terbilang muda lagi, namun beliau terpaksa melakukannya, mengingat tuntutan perut yang tidak bisa berkompromi. Yang lebih mengenaskan ialah, bahkan untuk makan, beliau harus berutang ke sana kemari

"Saya kini telah jatuh miskin dan tidak ada sesuatu pun yang dapat saya banggakan lagi…entah sampai kapan saya harus mengalami hal ini. Sejujurnya saya bosan melakukan pekerjaan yang saat ini saya lakukan, karena penghasilannya tidak tetap (fluktuatif) dan melelahkan, mengingat usia saya yang sudah tidak terbilang muda lagi. Meski demikian, saya terpaksa melakukannya, mengingat tuntutan perut yang tidak bisa berkompromi, bahkan saya harus berutang ke sana kemari hanya untuk makan. Dalam kesedihanku ini, saya masih berharap semoga saya cepat-cepat mendapatkan pekerjaan baru," ungkap Rudy Haryanto dalam bagian akhir artikel di blog tersebut

Beliau memang tidak menjelaskan secara terperinci mengenai pekerjaan apa yang dimaksud dan juga tidak mengungkapkannya kepada Babah Bor hingga saat ini. Meski demikian, Babah Bor hanya dapat mengatakan kepada para pembaca bahwa keadaan Rudy Haryanto saat ini sungguh memilukan, dimana beliau saat ini tidak memiliki pekerjaan sama sekali alias nganggur dan harus berjuang keras, di usianya yang sudah tidak bisa dibilang muda lagi, hanya untuk menyambung hidup serta membayar biaya kost-kostan, terlebih lagi saat ini beliau tidak memiliki saudara kandung dan orangtuanya telah tiada sejak tahun 2009, bahkan beliau hingga saat ini belum berkeluarga alias masih single

Babah Bor doakan agar Rudy Haryanto segera memperoleh pekerjaan baru dan secepatnya keluar dari kemiskinan yang saat ini beliau alami. AMIN !!! Bagi yang penasaran dan ingin menanyakan keadaan beliau saat ini atau bahkan ingin memberikan bantuan secara materi kepada beliau, silahkan kirim pesan ke inbox Facebook Rudy Haryanto. Semoga amal ibadah para pembaca sekalian yang telah sudi menyisihkan sebagian dari rezeki untuk membantu meringankan beban saudara kami (Rudy Haryanto) diterima Allah...AMIN


BLOGGER INI UNGKAPKAN HAL MENGEJUTKAN TENTANG DIRINYA

By: Babah Bor
Continue Reading...

Minggu, 29 Oktober 2017

Saatnya Amnesia Janji Politik

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai Saatnya Amnesia Janji Politik

Sebagaimana telah diketahui bersama, pada hari Jumat tanggal 20 Oktober 2017 Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno meninjau proyek Mass Rapid Transit (MRT) di Jalan Fatmawati dan juga melihat sejauh mana proyek tersebut telah berjalan, lalu memerintahkan Walikota Jakarta Selatan untuk segera menggusur empat lahan terakhir di Jalan Haji Nawi, Jakarta Selatan, yang selama ini menghambat proyek Mass Rapid Transit (MRT) di Jalan Fatmawati

"Tadi kita instruksikan kepada Walikota supaya dieksekusi, bebaskan lahannya, pastikan proyek ini tidak berhenti dan kita melihat kepentingan nasional yang amat besar dalam proyek ini. Keterlambatan di sini bisa menjadi masalah. Nanti surat perintahnya akan ada dan akan dilakukan konsinyasi ke pengadilan," ungkap Anies Baswedan di Jalan Fatmawati, Jakarta Selatan, sebagaimana dilansir KompasMegapolitan (20/10/2017)


Saatnya Amnesia Janji Politik
Sumber: http://megapolitan.kompas.com


Kenyataan tersebut sangat bertolakbelakang dengan salah satu janji kampanye Anies-Sandi dalam Pilkada DKI Jakarta 2017, yaitu membangun tanpa menggusur, bahkan Anies Baswedan mengungkapkan bahwa dirinya akan belajar dari Walikota Seoul Park Won-Soon yang berhasil membangun kota Seoul tanpa menggusur

"Kami melihat pengalaman Wali Kota Seoul yang seorang aktivis dia bahkan menerima Award Magsaysay. Beliau adalah aktivis sosial dan beliau orang yang percaya dengan zero eviction, nol penggusuran dan dibuktikan di Seoul," ungkap Anies Baswedan, sebagaimana dilansir cnnindonesia.com (25/05/2017)


Saatnya Amnesia Janji Politik
Sumber: https://www.cnnindonesia.com

Melihat kenyataan yang sangat ironis dengan janji politik yang disampaikan dalam masa kampanye Pilkada DKI Jakarta 2017 tersebut, saya jadi bertanya-tanya dalam hati, "Apakah bagi mereka, inilah saatnya amnesia janji politik ?". Kelihatannya pemimpin baru DKI Jakarta tersebut telah menjadi lupa ingatan terhadap janji-janji politik mereka berdua alias amnesia janji politik, padahal baru belum ada sebulan mereka berdua memimpin DKI Jakarta (saat artikel ini ditulis)

Semestinya Anies-Sandi berkomitmen terhadap salah satu janji politik mereka berdua, yaitu membangun tanpa menggusur, dimana apapun yang terjadi, 4 lahan di Fatmawati tersebut tidak digusur, meski lahan tersebut dijadikan lokasi Mass Rapid Transit (MRT) sesuai dengan janji mereka berdua, yaitu membangun tanpa menggusur, bahkan saat Anies-Sandi berhasil merayu pemilik lahan agar mau menyerahkan lahannya untuk dijadikan lokasi Mass Rapid Transit (MRT), Anies-Sandi tetaplah tidak konsisten dengan salah satu janji politik mereka berdua, yaitu membangun tanpa menggusur

Meski Anies-Sandi mengadopsi program membangun tanpa menggusur tersebut dari program yang disampaikan Agus-Sylvi dalam masa kampanye Pilkada DKI Jakarta 2017 putaran pertama, kenyataannya ialah Anies-Sandi telah menyampaikan program membangun tanpa menggusur sebagai salah satu janji politik mereka berdua dalam masa kampanye Pilkada DKI Jakarta 2017 putaran kedua dan janji adalah utang, sehingga mereka berdua seharusnya menepati janji-janji politik mereka berdua, termasuk program membangun tanpa menggusur, dengan alasan apapun

Inilah pelajaran berharga dalam dunia politik, yaitu bahwa kita jangan sembarangan mengumbar janji-janji politik saat kampanye, karena nantinya warga kini semakin cerdas dan akan menagih janji-janji politik yang kita sampaikan saat kampanye atau warga akan berpikir bahwa inilah saatnya amnesia janji politik alias lupa ingatan terhadap janji-janji politik


Judul artikel ini diberikan atas usulan salah satu teman dari Rudy Haryanto yang juga geram melihat kenyataan yang sangat bertolakbelakang dengan janji-janji politik yang disampaikan dalam masa kampanye Pilkada DKI Jakarta 2017

By: Lay Cao Lay
Continue Reading...

Jumat, 27 Oktober 2017

Inilah Hukuman yang Seharusnya Dijatuhkan Bagi Koruptor di Indonesia

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai Inilah Hukuman yang Seharusnya Dijatuhkan Bagi Koruptor di Indonesia

Sebagaimana telah diketahui bersama, salah satu bahaya laten di Indonesia, selain bahaya laten komunis, ialah bahaya laten korupsi. Mengapa ? Karena korupsi itu sendiri merusak, bahkan menghancurkan sendi-sendi bangsa dan negara

Selama ini hukum di Indonesia belum dapat bertindak tegas dalam menghukum para koruptor, sehingga tidak heran bila para koruptor yang ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih dapat tersenyum lebar saat diwawancara awak media, seakan-akan urat malu mereka sudah putus

Yang lebih miris lagi ialah orang-orang yang telah dihukum karena tindak pidana korupsi, ketika selesai menjalani hukuman di lembaga permasyarakatan, dapat mencalonkan diri, bahkan menduduki posisi-posisi penting di pemerintahan, baik legislatif maupun eksekutif

Hal tersebut membuat masyarakat menjadi semakin pesimis terhadap komitmen lembaga eksekutif, legislatif maupun yudikatif dalam pemberantasan korupsi, terlebih dengan adanya upaya-upaya pelemahan terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)


Inilah Hukuman yang Seharusnya Dijatuhkan Bagi Koruptor di Indonesia
Sumber: http://www.hipwee.com

Menanggapi perihal masih lemahnya komitmen dalam pemberantasan korupsi di Indonesia, Founder Indonesia Satu dan IDNEWS Rudy Haryanto berpendapat bahwa harus dilakukan hukuman-hukuman yang dapat menimbulkan efek jera bagi para koruptor di Indonesia, diantaranya:

1) Hukum mati seluruh koruptor di Indonesia tanpa kecuali dan tanpa pandang bulu

Hukuman paling pertama yang harus dilakukan ialah menjatuhkan hukuman mati kepada seluruh koruptor di Indonesia

Sebagian mungkin berpendapat bahwa hukuman mati kepada seluruh koruptor di Indonesia tersebut melanggar HAM (Hak Asasi Manusia), namun ada pertanyaan yang harus dijawab oleh masing-masing di antara kita: lebih besar mana pelanggaran HAM (Hak Asasi Manusia) nya, menghukum mati para koruptor ataukah mencuri uang rakyat alias korupsi ?

Bagi saya secara pribadi, mencuri uang rakyat alias korupsi jauh lebih besar pelanggaran HAM (Hak Asasi Manusia) nya dibandingkan menghukum mati para koruptor di Indonesia, sehingga saya sangat-sangat setuju dengan hukuman mati kepada seluruh koruptor di Indonesia tanpa kecuali dan tanpa pandang bulu


Inilah Hukuman yang Seharusnya Dijatuhkan Bagi Koruptor di Indonesia
Sumber: https://www.kompasiana.com


2) Miskinkan keluarga dari seluruh koruptor di Indonesia tanpa kecuali dan tanpa pandang bulu

Setelah menjatuhkan hukuman mati kepada seluruh koruptor di Indonesia, hukuman berikutnya yang harus dilakukan ialah memiskinkan keluarga dari seluruh koruptor di Indonesia tanpa kecuali dan tanpa pandang bulu

Para penegak hukum harus berani serta tegas untuk menyita harta dari para koruptor tanpa kecuali dan tanpa pandang bulu, lalu mengembalikannya kepada kas negara untuk menutup kerugian yang ditimbulkan akibat tindak pidana korupsi yang dilakukan para koruptor


Inilah Hukuman yang Seharusnya Dijatuhkan Bagi Koruptor di Indonesia
Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=x6wXE-Tyxzw


3) Cabut hak politik dari seluruh koruptor maupun keluarga dari seluruh koruptor di Indonesia tanpa kecuali dan tanpa pandang bulu hingga keturunan ketujuh

Hukuman yang satu ini juga diyakini dapat menjadi shock therapy bagi perilaku korupsi di Indonesia, yaitu dengan mencabut hak politik dari seluruh koruptor maupun keluarga dari seluruh koruptor di Indonesia, bahkan hukuman tersebut harus dikenakan hingga keturunan ketujuh dari keluarga seluruh koruptor di Indonesia tanpa kecuali dan tanpa pandang bulu

Hal tersebut membuat para koruptor maupun keluarga dari para koruptor (hingga keturunan ketujuh) tidak dapat dicalonkan dan juga tidak dapat menduduki posisi-posisi penting dalam pemerintahan di Indonesia, mulai dari Daerah Tingkat II, Daerah Tingkat I hingga pemerintahan nasional


Inilah Hukuman yang Seharusnya Dijatuhkan Bagi Koruptor di Indonesia
Sumber: http://serba-makalah.com


Saya akan mengakhiri artikel ini dengan kesimpulan bahwa diperlukan komitmen serta ketegasan dari lembaga eksekutif, legislatif maupun yudikatif dalam pemberantasan korupsi, termasuk dengan mendukung kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) serta menolak segala upaya pelemahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

SAATNYA SILENT MAJORITY BERSUARA MENOLAK SEGALA BENTUK KORUPSI DI INDONESIA

SAATNYA SILENT MAJORITY MENYARAKAN HUKUMAN MATI BAGI PARA KORUPTOR DI INDONESIA TANPA KECUALI DAN TANPA PANDANG BULU

By: Lay Cao Lay
Continue Reading...

Kamis, 26 Oktober 2017

Ini Alasan Tsamara Amany Daftar jadi Caleg PSI

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai Ini Alasan Tsamara Amany Daftar jadi Caleg PSI

Sebagaimana telah diketahui bersama, Tsamara Amany (salah seorang aktivis perempuan yang juga menjadi salah seorang Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) memutuskan untuk mendaftarkan diri sebagai caleg Partai Solidaritas Indonesia (PSI)


Ini Alasan Tsamara Amany Daftar jadi Caleg PSI
Sumber: https://kumparan.com

Dalam konferensi pers yang diadakan pada hari Kamis tanggal 26 Oktober 2017 di Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Jalan Wahid Hasyim nomor 194, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Tsamara Amany mengungkapkan bahwa beliau mantap menjadi caleg DPR RI, karena dirinya ingin meneruskan perjuangan dalam memberantas korupsi di DPR RI

"Selama ini, politik dan DPR sering dipersepsikan sebagai tempat yang kotor. Tetapi kalau kita merasa bahwa DPR bukan tempat yang bersih, dan tidak pernah ada upaya orang-orang baik masuk ke DPR membawa semangat antikorupsi, kapan DPR akan bersih sebagaimana yang diharapkan masyarakat ?" ungkap Tsamara Amany, sebagaimana dilansir Kumparan (26/10/2017)

Wanita kelahiran Jakarta, 24 Juni 2017 tersebut menyerahkan berkas pendaftaran langsung ke Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Wanita muda yang baru dinobatkan sebagai "Women of The Year 2017" oleh Majalah HerWorld tersebut menjelaskan bahwa persiapan yang dilakukan dirinya ialah membuat tulisan dan mengisi formulir pendaftaran, lalu setelah lolos, beliau juga harus melewati tahapan wawancara dengan sejumlah tokoh independen untuk mendapatkan tiket caleg dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI)

"Pertama buat tulisan, kemudian administratif mengisi formulir pendaftaran, tentu dilihat lagi apakah saya lolos nantinya. Sampai saat ini walaupun saya juga salah satu pengurus DPP, kita sudah sepakat membuat prosedur di mana harus dilalui semua caleg kita harus diwawancarai oleh tokoh-tokoh independen, tetap harus melewati prosedur yang sudah disepakati," beber Tsamara Amany, sebagaimana dilansir MerahPutih (26/10/2017)

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie menyambut gembira pendaftaran Co-founder Komunitas Perempuan Politik tersebut sebagai caleg Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan mengaku bahwa dirinya salut dengan langkah Tsamara Amany, untuk masuk ke dalam sistem politik di saat anak-anak seusianya lebih memilih bersikap apolitis

"Tsamara termasuk orang yang sadar politik dan memutuskan masuk sistem di usia yang sangat muda. Jadi, umur perjuangannya masih panjang sekali. Jika nanti terpilih di 2019, ia baru berusia 23 tahun. Banyak waktu yang ia miliki untuk memperjuangkan nilai antikorupsi di dunia politik," ungkap Grace Natalie, sebagaimana dilansir NetralNews (26/10/2017)

Grace Natalie juga berharap langkah Tsamara Amany tersebut akan menginspirasi jutaan anak muda untuk masuk ke dunia politik

"Saat melihat Tsamara, saya melihat impian dan harapan revolusi politik di pundaknya. Semoga Tsamara membawa daya dongkrak untuk generasinya agar anak-anak muda mulai mempertimbangkan politik sebagai sebuah media perjuangan, juga sebagai sebuah opsi karier, dengan idealisme seperti Tsamara." lanjut Grace Natalie, sebagaimana dilansir RMOL (26/10/2017)


Ini Alasan Tsamara Amany Daftar jadi Caleg PSI
Sumber: http://politik.rmol.co

By: Lay Cao Lay
Continue Reading...

Sabtu, 21 Oktober 2017

Wakil Ketua PSI Jakarta: Berhentilah bermain kata-kata, fokuslah bekerja

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai Wakil Ketua PSI Jakarta: Berhentilah bermain kata-kata, fokuslah bekerja

Wakil Ketua PSI Jakarta: Berhentilah bermain kata-kata, fokuslah bekerja
Sumber: https://twitter.com/rianernesto


Sebagaimana telah diketahui bersama, pada tanggal 16 Oktober 2017 warga DKI Jakarta dikejutkan dengan pidato perdana yang disampaikan Anies Baswedan setelah beliau resmi menjadi Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022, dimana beliau menggunakan istilah "pribumi" dalam pidato tersebut

"Dulu kita semua pribumi ditindas dan dikalahkan. Kini telah merdeka, kini saatnya menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Jangan sampai Jakarta ini seperti yang dituliskan pepatah Madura. Itik telor, ayam singerimi. Itik yang bertelur, ayam yang mengerami," ungkap Anies Baswedan dalam pidato perdana di Balai Kota DKI Jakarta


Wakil Ketua PSI Jakarta: Berhentilah bermain kata-kata, fokuslah bekerja


Pidato tersebut sontak menuai reaksi negatif dari berbagai pihak dan juga melahirkan sejarah baru di DKI Jakarta, dimana baru sehari bekerja, Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 yang diusung Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut dilaporkan ke pihak berwajib, bahkan dalam empat hari kerja, telah ada tiga laporan yang dilayangkan terkait pidato yang disampaikan mantan Menteri Pendidikan dalam Kabinet Indonesia Kerja tersebut, yaitu laporan yang dibuat oleh Banteng Muda Indonesia (BMI), Jack Boyd Lanpard (Gerakan Pancasila) dan Federasi Indonesia Bersatu
Wakil Ketua PSI Jakarta: Berhentilah bermain kata-kata, fokuslah bekerja
Sumber: https://news.detik.com
Wakil Ketua PSI Jakarta: Berhentilah bermain kata-kata, fokuslah bekerja
Sumber: http://www.tribunnews.com

Menanggapi pidato yang disampaikan sang pelopor "Tenun Kebangsaan" tersebut, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Jakarta mengunggah sebuah video berdurasi 1 menit ke akun Instagram PSI Jakarta, dimana dalam video tersebut Wakil Ketua DPW PSI Jakarta Rian Ernest menyatakan bahwa PSI Jakarta mengecam penggunaan istilah pribumi yang digunakan Gubernur DKI Jakarta kelahiran Kuningan, Jawa Barat, 07 Mei 1969 tersebut serta mengungkapkan bahwa penggunaan istilah "pribumi" telah dilarang melalui Instruksi Presiden tahun 1998

Lebih lanjut, Rian Ernest juga menegaskan bahwa PSI Jakarta mengecam pernyataan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang mengatakan, "Inilah saatnya kita menjadi tuan rumah di negara kita sendiri."

"PSI mempertanyakan hal ini. Bukankah kita sudah merdeka sejak 1945 ? Bukankah dengan kemerdekaan itu, kitalah Warga Negara Indonesia darimana pun asal kita, suku, agama dan ras nya, mengisi kemerdekaan itu ?" tanya Rian Ernest

Di bagian akhir video tersebut, Wakil Ketua DPW PSI Jakarta menyampaikan sebuah pesan yang ditujukan kepada sang penggagas "Gerakan Indonesia Mengajar" tersebut agar beliau berhenti bermain kata-kata dan fokus bekerja

"Pak Anies, berhentilah bermain kata-kata, fokuslah bekerja. Mengapa ? Karena warga DKI Jakarta adalah warga yang kritis dan menunggu bukti, bukan hanya janji," tutup Rian Ernest

Untuk info selengkapnya, silahkan tonton video di bawah ini





By: Lay Cao Lay
Continue Reading...

Selasa, 17 Oktober 2017

Akankah Layanan TransJakarta Gratis Tetap Disediakan Anies-Sandi ?

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini Babah Bor mau berbagi cerita dan juga kegalauan Babah Bor mengenai layanan TransJakarta gratis

Pada tanggal 16 Oktober 2017 Babah Bor berkesempatan untuk mencoba layanan TransJakarta gratis, karena saat itu Babah Bor mau pergi ke Sarinah untuk satu urusan tertentu

Sehabis ngamen (kira-kira jam setengah 10 pagi) Babah Bor naik bus TransJakarta dari depan komplek Duta Merlin (persis di seberang Harmoni Central Busway) dan tak lama kemudian, bus TransJakarta pun berangkat


Akankah Layanan TransJakarta Gratis Tetap Disediakan Anies-Sandi ?
Sumber: https://twitter.com/pt_transjakarta


Yang membuat Babah Bor salut ialah saat itu bus TransJakarta hanya mengangkut supir, petugas TransJakarta dan Babah Bor , atau dengan kata lain, penumpangnya saat itu cuma Babah Bor sendiri

Akankah Layanan TransJakarta Gratis Tetap Disediakan Anies-Sandi ?


Akankah Layanan TransJakarta Gratis Tetap Disediakan Anies-Sandi ?

Saat bus TransJakarta melewati Balai Kota DKI Jakarta, Babah Bor melihat banyak karangan bunga di luar maupun dalam Balai Kota DKI Jakarta yang berisi ucapan selamat kepada Anies-Sandi yang resmi menjadi pemimpin DKI Jakarta periode 2017-2022

Saat itu terlintas pertanyaan dalam pikiran Babah Bor, yaitu apakah Anies-Sandi akan tetap menyediakan layanan TransJakarta gratis seperti yang disediakan Ahok-Djarot ?

Babah Bor kemudian menghampiri petugas TransJakarta dan menanyakan pertanyaan tersebut, namun petugas tersebut menjawab bahwa dia juga tidak tahu apakah Anies-Sandi akan tetap menyediakan layanan TransJakarta gratis

Meski demikian, petugas TransJakarta tersebut mengakui bahwa masyarakat DKI Jakarta sangat terbantu dengan layanan TransJakarta gratis yang disediakan Pemprov DKI Jakarta

Tak lama kemudian, bus TransJakarta tiba di depan Sarinah dan Babah Bor pun turun di depan Sarinah, namun Babah Bor tetap galau, akankah layanan TransJakarta gratis tetap disediakan Anies-Sandi ?

Babah Bor mau tahu apa pendapat para pembaca mengenai hal tersebut. Bagi yang ingin mengemukakan pendapat, silahkan tulis pendapat kalian di kolom komentar yang ada di bawah artikel ini


Akankah Layanan TransJakarta Gratis Tetap Disediakan Anies-Sandi ?

By: Babah Bor
Continue Reading...

Minggu, 08 Oktober 2017

MENIKAH vs MENCINTAI

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai MENIKAH vs MENCINTAI

"Menikah itu nasib, mencintai itu takdir
Kamu bisa berencana menikahi siapa, tapi tak dapat kau rencanakan cintamu untuk siapa.
" - Sujiwo Tejo


MENIKAH vs MENCINTAI
Sumber: https://twitter.com/sudjiwotedjo_



Salah satu ungkapan yang ditulis Sujiwo Tejo tersebut di atas berbicara mengenai menikah dan mencintai, dimana beliau menyatakan bahwa menikah itu nasib dan mencintai itu takdir

Saya secara pribadi sangat-sangat dan sangat setuju dengan pernyataan beliau tersebut, terutama bila kita mengetahui cerita mengenai Siti Nurbaya yang dijodohkan dengan seorang pria yang jauh lebih tua dari Siti Nurbaya

Apa hubungannya ungkapan Sujiwo Tejo di atas dengan Siti Nurbaya ? Sebelum melangkah lebih lanjut, mari kita sama-sama membahas dua kata yang disebutkan dalam ungkapan Sujiwo Tejo di atas, yaitu nasib dan takdir. Apa bedanya nasib dan takdir ? Jawaban sederhananya ialah nasib dapat diubah, sedangkan takdir tidak dapat diubah

Ada satu ungkapan yang menyatakan bahwa Tuhan tidak akan mengubah nasib satu kaum yang tidak mau mengubah nasibnya sendiri, atau dengan kata lain, kita dapat berikhtiar untuk mengubah nasib kita sendiri dengan melakukan apa yang menjadi bagian kita dan selebihnya menjadi bagian Tuhan untuk melakukannya

Sementara itu, contoh paling sederhana untuk menggambarkan takdir ialah matahari terbit di sebelah timur dan terbenam di sebelah barat. Sampai kapanpun, bahkan sekalipun Linkin Park membuat album religi, matahari akan terbit di sebelah timur dan akan terbenam di sebelah barat

Kembali ke hubungan antara ungkapan Sujiwo Tejo dengan Siti Nurbaya, Sujiwo Tejo menjelaskan bahwa kita bisa berencana untuk menikah dengan siapapun, bahkan melalui perjodohan yang dilakukan orangtua kita, namun kita tidak dapat merencanakan untuk mencintai siapa yang kelak akan kita cintai

Jangan salah paham !!! Saya tidak mengatakan bahwa perjodohan itu salah, karena, setahu saya, ada sejumlah pasangan yang menikah karena dijodohkan dan rumahtangganya tetap harmonis hingga saat ini. Yang ingin saya tekankan di sini ialah bahwa tidak selamanya menikah karena dijodohkan tersebut akan menghasilkan rumah tangga yang bertahan lama hingga maut memisahkan kita dan pasangan kita, bahkan tidak sedikit rumah tangga dari pasangan yang menikah karena perjodohan yang hancur berantakan, seperti yang terjadi dalam cerita Siti Nurbaya, dimana rumah tangga Siti Nurbaya dan Datuk Maringgih (pria yang dijodohkan karena hutang orang tua dari Siti Nurbaya) hancur berantakan, karena dalam hati Siti Nurbaya hanya ada Syamsul Bahri (satu-satunya pria yang dicintai Siti Nurbaya hingga akhir hayatnya)


MENIKAH vs MENCINTAI
Sumber: http://goresanhati-ku.blogspot.co.id

Sementara itu, perkara mencintai siapa yang kelak akan kita cintai tersebut merupakan salah satu misteri ilahi (selain kelahiran, hidup dan kematian), dimana kita tidak tahu kapan kita akan jatuh cinta (dalam arti yang sebenarnya) dan dengan siapa kita akan jatuh cinta. Dalam hal ini saya akan memberikan contoh sederhana yang terjadi dengan bapak kost di tempat saya nge kost saat ini

Bapak kost saya yang awalnya sama-sama bekerja di tempat kerja yang sama dan juga resign dari tempat kerja pada hari yang sama (hanya beda setengah jam) saat ini menikah dengan seseorang yang dari awalnya udah menjadi pacarnya, tapi sempat putus dan akhirnya bertemu lagi, lalu kembali pacaran dan memutuskan untuk menikah pada tanggal 05 Mei 2017 lalu. Saat putus (sebelum akhirnya kembali pacaran), sang wanita sempat pacaran beberapa lama dengan pria lain, namun akhirnya putus dan tak lama kemudian sang wanita tersebut kembali bertemu dengan bapak kost saya

Apa yang telah saya contohkan di atas merupakan salah satu bukti nyata bahwa sesungguhnya hal mencintai merupakan sebuah takdir, dimana kita tidak pernah tahu kapan kita jatuh cinta dan dengan siapa kita akan jatuh cinta

Ingatlah bahwa menikah itu nasib, karena kita bisa berencana untuk menikah dengan siapapun, termasuk lewat perjodohan, namun mencintai itu takdir, karena kita tidak akan pernah tahu kapan kita jatuh cinta dan dengan siapa kita akan jatuh cinta

Bagaimana pendapat kalian semua mengenai hal menikah dan mencintai yang diungkapkan Sujiwo Tejo tersebut di atas ? Silahkan kemukakan pendapat kalian semua dalam kolom komentar di bawah ini


MENIKAH vs MENCINTAI
Sumber: https://twitter.com/sudjiwotedjo

By: Lay Cao Lay
Continue Reading...

Sabtu, 23 September 2017

Ini Alasan Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia ini Sebut Politisi Profesi Paling Mulia

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai Ini Alasan Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia ini Sebut Politisi Profesi Paling Mulia

Sebagian besar di antara kita masih menganggap bahwa politik itu kotor, jahat, kejam dan politisi merupakan salah satu profesi yang paling tidak disukai dan dalam artikel ini saya akan berusaha meluruskan persepsi salah mengenai politik dan profesi politisi itu sendiri, agar kita semua semakin mengerti esensi dasar dari politik dan profesi politisi

Dalam salah satu video yang diunggah ke YouTube Channel Parta Solidaritas Indonesia, Sis Tsamara Amany (salah seorang Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Solidaritas Indonesia (PSI)) mengungkapkan alasan mengapa dirinya memutuskan untuk terjun ke dalam dunia politik

Dalam video tersebut penulis buku "Curhat Perempuan" tersebut mengungkapkan bahwa bagaimana beliau dapat berkontribusi lebih bagi negara ini kalau dirinya tidak masuk ke dalam dunia politik dan tidak masuk ke dalam lembaga-lembaga pengambil keputusan yang dapat memberikan akses untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

"Gimana saya bisa berkontribusi lebih bagi negara ini kalau saya gak masuk ke politik, kalau saya gak masuk ke satu lembaga-lembaga pengambil keputusan yang jelas-jelas bisa memberikan akses kepada saya untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia ?" ungkap Co-founder Gerakan Perempuan Politik tersebut

Lebih lanjut, salah seorang mahasiswi Universitas Paramadina tersebut menjelaskan bahwa dirinya memutuskan untuk terjun ke dalam dunia politik saat beliau magang di Balai Kota selama empat bulan. Awalnya beliau yang pernah menjadi salah seorang saksi di Mahkamah Konsitusi (MK) tersebut sangat apatis terhadap politik, bahkan salah seorang hakim Mahkamah Konstitusi (MK) sampai kesal dan berkata, "Apa sih persepsi kamu tentang partai politik ? Kayaknya jelek banget tuh partai politik di mata kamu. Partai politik itu kotor, Ahok itu harus maju calon independen dan lain sebagainya."

Saat itu wanita yang bercita-cita ingin menjadi Gubernur DKI Jakarta tersebut apatis terhadap dunia politik, karena banyak kader partai politik yang ditangkap gara-gara kasus korupsi dan juga banyak partai politik yang tidak memiliki sikap yang jelas mengenai toleransi. Meski demikian, rasa apatis Tsamara Amany tersebut hilang saat beliau magang selama empat bulan di Balai Kota dan berhasil menyederhanakan proses perizinan DKI Jakarta, sehingga peringkat perizinan DKI Jakarta di Bank Dunia (World Bank) naik 16 peringkat, sehingga beliau sadar bahwa tidak ada satu jabatan pun di negara ini yang jelas-jelas dapat berkontribusi dan langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, selain politik

"Tidak ada satu jabatan apapun di negara ini yang bisa jelas-jelas berkontribusi dan langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, selain politik," tegas perempuan pemilik nama asli Tsamara Amany Alatas tersebut

Politisi muda Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tersebut juga berani menegaskan bahwa politisi adalah profesi paling mulia di negara ini bila kita memiliki niat yang baik

"Saya berani mengatakan, politisi adalah profesi paling mulia di negara ini kalau kita punya niat yang baik menjadi politisi. Kenapa ? Karena hanya dengan jadi politisi, kita bisa kasih akses ke orang-orang jaminan kesehatan, jaminan pendidikan, kita bisa kasih mereka subsidi rumah susun dan lain sebagainya," lanjut putri dari pasangan Muhammad Abdurachman dan Nabila Zen tersebut


Ini Alasan Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia ini Sebut Politisi Profesi Paling Mulia
Sumber: http://www.thejakartapost.com

Wanita yang pernah menjadi staf magang dalam bidang perizinan di Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) tersebut mengungkapkan bahwa apa yang telah dilakukan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sangat menginsprasi dirinya dan membuat dirinya yakin bahwa politik memang satu-satunya jalan dan cara paling masuk akal supaya kita bisa mengubah bangsa Indonesia ke depan

"Apa yang dilakukan oleh Ahok itu sangat menginspirasi saya dan membuat saya yakin, memang politik lah satu-satunya jalan, cara paling masuk akal supaya kita bisa merubah bangsa ini ke depan," tegas Tsamara Amany

Untuk info selengkapnya, silahkan tonton video berduarasi 1 jam 11 menit 38 detik di bawah ini



By: Lay Cao Lay
Continue Reading...

Selasa, 19 September 2017

MENGAPA WAJAH PERPOLITIKAN INDONESIA CARUT MARUT ??? INI JAWABANNYA

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai Mengapa Wajah Perpolitikan Indonesia Carut Marut ? Ini Jawabannya

Sebagian besar para pembaca pasti telah mengetahui dan juga merasakan betapa carut marut nya wajah perpolitikan Indonesia dalam masa Orde Reformasi yang sukses meruntuhkan rezim Orde Baru yang berkuasa 32 tahun lamanya di bawah kepemimpinan Jendral Besar Soeharto. Pertanyaan yang muncul ialah mengapa wajah perpolitikan Indonesia carut-marut ??? Di bawah ini kita akan membahas mengenai tiga ungkapan dari tokoh terkenal yang akan menjawab pertanyaan tersebut


"Kejahatan Akan Menang Jika Orang Benar Tidak Melakukan Apa-apa." -Jendral Sudirman


Sumber: https://ministry.gkigejayan.or.id


MENGAPA WAJAH PERPOLITKAN INDONESIA CARUT MARUT ??? INI JAWABANNYA
Sumber: http://www.boombastis.com


Saya sangat-sangat setuju dengan pernyataan Jendral Sudirman tersebut di atas, karena memang kejahatan akan menang bila orang baik tidak melakukan apa-apa dan inilah yang menjadi penyebab carut-marutnya wajah perpolitikan Indonesia akhir-akhir ini

Dalam salah satu video yang diunggah ke YouTube Channel Partai Solidaritas Indonesia, Raja Juli Antoni (Sekjen Partai Solidaritas Indonesia (PSI)) mengungkapkan bahwa Indonesia sebenarnya tidak kekurangan stok orang baik, namun orang-orang baik tersebut tidak mau terlibat langsung dalam politik praktis, sehingga institusi politik akhirnya dikuasai oleh orang-orang yang tidak memiliki kredibilitas


"Saya percaya bahwa Indonesia tidak kekurangan stok orang baik. Yang menjadi masalah selama ini, orang-orang baiknya tidak mau terlibat langsung di politik praktis, sehingga akhirnya institusi politik dikuasai oleh orang-orang yang tidak memiliki kredibilitas," ungkap pria kelahiran Pekanbaru, Riau, 13 Juli 1977 tersebut

MENGAPA WAJAH PERPOLITKAN INDONESIA CARUT MARUT ??? INI JAWABANNYA
Sumber: http://www.rajajuliantoni.com

Yup, sesungguhnya banyak sekali orang baik di Indonesia, namun masalah sebenarnya ialah orang-orang baik tersebut memilih untuk cari aman, sehingga mereka tidak mau terlibat langsung dalam politik praktis, padahal sesungguhnya jika orang-orang baik tersebut hanya diam dan tidak melakukan apapun, orang jahat akan merajalela dan menguasai institusi politik, sehingga kezaliman akan terus terjadi dan wajah perpolitikan Indonesia akan terus carut-marut

"Kezhaliman akan terus ada, bukan karena banyaknya orang-orang jahat, tapi karena diamnya orang-orang baik." -Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)


MENGAPA WAJAH PERPOLITKAN INDONESIA CARUT MARUT ??? INI JAWABANNYA
Sumber: https://www.pinterest.com


Dari ketiga ungkapan tersebut di atas, dapat diambil kesimpulan bahwa wajah perpolitikan Indonesia carut marut bukan karena banyaknya orang jahat, namun karena banyak orang baik yang melakukan pembiaran, yaitu dengan memilih untuk diam dan tidak melakukan apapun, sehingga orang-orang baik tersebut membiarkan orang-orang jahat merajalela dan menguasai institusi politik, sehingga politik Indonesia dirusak dengan kezhaliman yang terus-menerus terjadi

Saya yakin bahwa sebagian besar para pembaca bukanlah orang jahat, namun saat kalian semua lebih memilih untuk berdiam diri dan tidak melakukan apapun dalam dunia politik praktis, jangan salahkan siapa-siapa ataupun keadaan, bila kalian akan terus melihat carut-marutnya wajah perpolitikan Indonesia akibat kezhaliman yang terus-menerus dilakukan oleh orang-orang jahat yang kalian biarkan merajalela


MENGAPA WAJAH PERPOLITIKAN INDONESIA CARUT MARUT ??? INI JAWABANNYA
Sumber: https:psi.id


Jika kalian tertantang untuk merubah wajah perpolitikan Indonesia yang carut-marut tersebut, JANGAN TUNDA-TUNDA LAGI !!! KELUARLAH DARI ZONA NYAMAN ANDA dan TERJUNLAH KE DUNIA POLITIK PRAKTIS !!! JADILAH PEMBUAT SEJARAH BARU DALAM PERPOLITIKAN INDONESIA !!!

Memang untuk terlibat dalam dunia perpolitikan Indonesia, kita tidak harus menjadi Gubernur, Walikota, Bupati ataupun anggota DPR dan DPRD, namun jika ada di antara para pembaca yang mau masuk ke dalam sistem perpolitikan Indonesia dengan menjadi anggota legislatif di tingkat nasional, provinsi ataupun kabupaten/kota, silahkan Anda JAWAB TANTANGAN RAJA JULI ANTONI (Sekjen Partai Solidaritas Indonesia (PSI)) dalam video berdurasi 33 detik di bawah ini

SALAM SOLIDARITAS !!!



By: Lay Cao Lay
Continue Reading...