Tampilkan postingan dengan label kriminal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kriminal. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 11 November 2017

Petisi Tak Kunjung Ditandatangani, Kelompok Ini Bakal Unjuk Rasa Dalam Waktu Dekat

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai

Sebagaimana telah diketahui bersama, pada tanggal 23 Oktober 2017 ada aksi unjuk rasa di depan Balai Kota DKI Jakarta yang dilakukan oleh sekelompok warga yang menamakan dirinya Komunitas Anak Bangsa, dimana dalam aksi unjuk rasa tersebut Komunitas Anak Bangsa membuat sebuah petisi, terkait ucapan "pribumi" yang diucapkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam pidato perdana beliau pada tanggal 16 Oktober 2017


Petisi Tak Kunjung Ditandatangani, Kelompok Ini Bakal Unjuk Rasa Dalam Waktu Dekat
Sumber: https://news.detik.com


Petisi tersebut berisi lima butir yang harus dilaksanakan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, yaitu:

1) Mengecam pidato Anda sebagai Gubernur pada tanggal 16 Oktober 2017, tentang "kebangkitan pribumi"
2) Menuntut klarifikasi Anda sebagai Gubernur tentang arti dan pemahaman "pribumi"
3) Menuntut Gubernur DKI Jakarta, untuk minta maaf kepada masyarakat luas
4) Tidak mengulangi cara-cara yang bersifat dan terlihat memprovokasi masyarakat luas
5) Bersedia menandatangani petisi yang kami buat

Petisi Tak Kunjung Ditandatangani, Kelompok Ini Bakal Unjuk Rasa Dalam Waktu Dekat
Sumber: https://oneindonesisatu.com



Meski demikian, saat itu petisi telah disampaikan, namun belum ditandatangani, karena Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sedang tidak berada di Balai Kota DKI Jakarta dan karena hingga saat berita ini dirilis, petisi tersebut tak kunjung ditandatangani, Komunitas Anak Bangsa memutuskan untuk kembali mengadakan aksi unjuk rasa di depan Balai Kota DKI Jakarta pada hari Senin tanggal 13 November 2017

Dilansir dari Indonesia Satu, salah seorang sumber terpercaya (yang tidak mau disebutkan namanya) terkait aksi unjuk rasa tersebut, mengungkapkan kepada Founder Indonesia Satu dan IDNEWS via WhatsApp bahwa aksi unjuk rasa tersebut rencananya akan dihadiri oleh 500 orang dalam rangka mendesak agar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menandatangani petisi yang dibuat oleh Komunitas Anak Bangsa dalam aksi unjuk rasa pada tanggal 23 Oktober 2017 Balai Kota DKI Jakarta dan sekaligus meminta pertanggungjawaban Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, terkait ucapan "pribumi" yang diucapkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam pidato perdana beliau pada tanggal 16 Oktober 2017

Sebagai info tambahan, pada hari Kamis tanggal 09 November 2017 beredar pesan dalam salah satu grup WhatsApp bahwa Komunitas Anak Bangsa akan kembali mengadakan aksi unjuk rasa di depan Balai Kota DKI Jakarta pada hari Senin tanggal 13 November 2017 untuk menuntut pertanggungjawaban terkait ucapan "pribumi" yang diucapkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam pidato perdana beliau pada tanggal 16 Oktober 2017 tersebut dan juga mendesak agar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan juga agar beliau meminta maaf kepada seluruh warga DKI Jakarta

Apakah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersedia menandatangani petisi tersebut dan meminta maaf secara terbuka kepada masyarakat DKI Jakarta, sesuai tuntutan yang diajukan Komunitas Anak Bangsa ??? Yuk kita sama-sama menunggu kelanjutannya pada tanggal 13 November 2017


Petisi Tak Kunjung Ditandatangani, Kelompok Ini Bakal Unjuk Rasa Dalam Waktu Dekat
Sumber: https://oneindonesiasatu.com

By: Rudy Haryanto
Continue Reading...

Rabu, 01 November 2017

Founder Indonesia Satu dan IDNEWS Ajak Netizen Tandatangan Petisi Ini

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai Founder Indonesia Satu dan IDNEWS Ajak Netizen Tandatangan Petisi Ini

Sebagaimana telah diketahui, beberapa waktu lalu (tepatnya pada tanggal 27 Oktober 2017) Founder Indonesia Satu dan IDNEWS Rudy Haryanto mengungkapkan bahwa harus dilakukan hukuman-hukuman yang dapat menimbulkan efek jera bagi para koruptor di Indonesia, diantaranya:


1) Hukum mati seluruh koruptor di Indonesia tanpa kecuali dan tanpa pandang bulu
2) Miskinkan keluarga dari seluruh koruptor di Indonesia tanpa kecuali dan tanpa pandang bulu
3) Cabut hak politik dari seluruh koruptor maupun keluarga dari seluruh koruptor di Indonesia tanpa kecuali dan tanpa pandang bulu hingga keturunan ketujuh
Founder Indonesia Satu dan IDNEWS Ajak Netizen Tandatangan Petisi Ini
Sumber: http://www.hipwee.com

Beberapa hari kemudian (tepatnya pada tanggal 31 Oktober 2017), sebuah petisi berjudul "3 Langkah Hukum Tegas terhadap Koruptor di Indonesia" beredar di dunia maya, dimana dalam petisi tersebut Rudy Haryanto mendesak Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Ketua Mahkamah Agung (MA) Hatta Ali, Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat dan Ketua serta para Wakil Ketua DPR RI untuk melakukan 3 langkah hukum tegas terhadap koruptor di Indonesia tanpa kecuali dan tanpa pandang bulu yang dapat menimbulkan efek jera bagi para koruptor di Indonesia, persis seperti apa yang telah disampaikan Rudy Haryanto beberapa hari sebelumnya. Lebih lanjut, Rudy Haryanto mengajak netizen untuk ikut menandatangi petisi online tersebut sebagai salah satu bentuk dukungan dalam melawan segala bentuk korupsi di Indonesia

"Dengan menandatangani petisi ini, Anda turut mendukung penegakan hukum terhadap para koruptor di Indonesia tanpa kecuali dan tanpa pandang bulu sebagai salah satu bentuk dukungan dalam melawan segala bentuk korupsi di Indonesia," demikianlah akhir petisi online tersebut

Untuk info selengkapnya, silahkan klik tombol lanjut yang ada dalam kolom petisi online di bawah ini


By: Rudy Haryanto
Continue Reading...

Jumat, 27 Oktober 2017

Inilah Hukuman yang Seharusnya Dijatuhkan Bagi Koruptor di Indonesia

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai Inilah Hukuman yang Seharusnya Dijatuhkan Bagi Koruptor di Indonesia

Sebagaimana telah diketahui bersama, salah satu bahaya laten di Indonesia, selain bahaya laten komunis, ialah bahaya laten korupsi. Mengapa ? Karena korupsi itu sendiri merusak, bahkan menghancurkan sendi-sendi bangsa dan negara

Selama ini hukum di Indonesia belum dapat bertindak tegas dalam menghukum para koruptor, sehingga tidak heran bila para koruptor yang ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih dapat tersenyum lebar saat diwawancara awak media, seakan-akan urat malu mereka sudah putus

Yang lebih miris lagi ialah orang-orang yang telah dihukum karena tindak pidana korupsi, ketika selesai menjalani hukuman di lembaga permasyarakatan, dapat mencalonkan diri, bahkan menduduki posisi-posisi penting di pemerintahan, baik legislatif maupun eksekutif

Hal tersebut membuat masyarakat menjadi semakin pesimis terhadap komitmen lembaga eksekutif, legislatif maupun yudikatif dalam pemberantasan korupsi, terlebih dengan adanya upaya-upaya pelemahan terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)


Inilah Hukuman yang Seharusnya Dijatuhkan Bagi Koruptor di Indonesia
Sumber: http://www.hipwee.com

Menanggapi perihal masih lemahnya komitmen dalam pemberantasan korupsi di Indonesia, Founder Indonesia Satu dan IDNEWS Rudy Haryanto berpendapat bahwa harus dilakukan hukuman-hukuman yang dapat menimbulkan efek jera bagi para koruptor di Indonesia, diantaranya:

1) Hukum mati seluruh koruptor di Indonesia tanpa kecuali dan tanpa pandang bulu

Hukuman paling pertama yang harus dilakukan ialah menjatuhkan hukuman mati kepada seluruh koruptor di Indonesia

Sebagian mungkin berpendapat bahwa hukuman mati kepada seluruh koruptor di Indonesia tersebut melanggar HAM (Hak Asasi Manusia), namun ada pertanyaan yang harus dijawab oleh masing-masing di antara kita: lebih besar mana pelanggaran HAM (Hak Asasi Manusia) nya, menghukum mati para koruptor ataukah mencuri uang rakyat alias korupsi ?

Bagi saya secara pribadi, mencuri uang rakyat alias korupsi jauh lebih besar pelanggaran HAM (Hak Asasi Manusia) nya dibandingkan menghukum mati para koruptor di Indonesia, sehingga saya sangat-sangat setuju dengan hukuman mati kepada seluruh koruptor di Indonesia tanpa kecuali dan tanpa pandang bulu


Inilah Hukuman yang Seharusnya Dijatuhkan Bagi Koruptor di Indonesia
Sumber: https://www.kompasiana.com


2) Miskinkan keluarga dari seluruh koruptor di Indonesia tanpa kecuali dan tanpa pandang bulu

Setelah menjatuhkan hukuman mati kepada seluruh koruptor di Indonesia, hukuman berikutnya yang harus dilakukan ialah memiskinkan keluarga dari seluruh koruptor di Indonesia tanpa kecuali dan tanpa pandang bulu

Para penegak hukum harus berani serta tegas untuk menyita harta dari para koruptor tanpa kecuali dan tanpa pandang bulu, lalu mengembalikannya kepada kas negara untuk menutup kerugian yang ditimbulkan akibat tindak pidana korupsi yang dilakukan para koruptor


Inilah Hukuman yang Seharusnya Dijatuhkan Bagi Koruptor di Indonesia
Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=x6wXE-Tyxzw


3) Cabut hak politik dari seluruh koruptor maupun keluarga dari seluruh koruptor di Indonesia tanpa kecuali dan tanpa pandang bulu hingga keturunan ketujuh

Hukuman yang satu ini juga diyakini dapat menjadi shock therapy bagi perilaku korupsi di Indonesia, yaitu dengan mencabut hak politik dari seluruh koruptor maupun keluarga dari seluruh koruptor di Indonesia, bahkan hukuman tersebut harus dikenakan hingga keturunan ketujuh dari keluarga seluruh koruptor di Indonesia tanpa kecuali dan tanpa pandang bulu

Hal tersebut membuat para koruptor maupun keluarga dari para koruptor (hingga keturunan ketujuh) tidak dapat dicalonkan dan juga tidak dapat menduduki posisi-posisi penting dalam pemerintahan di Indonesia, mulai dari Daerah Tingkat II, Daerah Tingkat I hingga pemerintahan nasional


Inilah Hukuman yang Seharusnya Dijatuhkan Bagi Koruptor di Indonesia
Sumber: http://serba-makalah.com


Saya akan mengakhiri artikel ini dengan kesimpulan bahwa diperlukan komitmen serta ketegasan dari lembaga eksekutif, legislatif maupun yudikatif dalam pemberantasan korupsi, termasuk dengan mendukung kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) serta menolak segala upaya pelemahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

SAATNYA SILENT MAJORITY BERSUARA MENOLAK SEGALA BENTUK KORUPSI DI INDONESIA

SAATNYA SILENT MAJORITY MENYARAKAN HUKUMAN MATI BAGI PARA KORUPTOR DI INDONESIA TANPA KECUALI DAN TANPA PANDANG BULU

By: Lay Cao Lay
Continue Reading...