Senin, 18 September 2017

JANGAN JADI PENONTON, JADILAH PELAKU DALAM DUNIA POLITIK !!!


Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai JANGAN JADI PENONTON !!! JADILAH PELAKU DALAM DUNIA POLITIK !!!

"Aku akan berjalan bersama mereka yang berjalan. Karena aku tidak akan berdiri diam sebagai penonton yang menyaksikan perarakan berlalu." -Khalil Gibran


Saya secara pribadi sangat suka dengan salah satu kata mutiara yang diungkapkan Khalil Gibran (seorang seniman, penyair, dan penulis internasional yang dilahirkan di Basyari, Lebanon pada tanggal 06 Januari 1883 dan meninggal dunia di New York, Amerika Serikat pada tanggal 10 April 1931) tersebut di atas, karena berbicara mengenai orang yang menjadi pelaku dan orang yang hanya menjadi penonton

Kata mutiara tersebut di atas jugalah yang melatarbelakangi keputusan saya untuk terjun ke dalam dunia politik praktis, yaitu dengan bergabung menjadi anggota Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan juga mendaftarkan diri sebagai caleg Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Sebagian besar para pembaca mungkin akan bertanya, "Bro Rudy, apa hubungannya kata mutiara Khalil Gibran dengan keputusan Anda untuk bergabung di Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ?"


JANGAN JADI PENONTON, JADILAH PELAKU DALAM DUNIA POLITIK !!!
Sumber: http://www.thedailybeast.com


Sebagian besar para pembaca pasti mengetahui carut-marutnya wajah perpolitikan Indonesia yang menyebabkan kalian semua berpikir bahwa politik itu jahat, kejam dan menghalalkan segala cara, padahal sesungguhnya politik itu suci dan mulia. Sis Grace Natalie (Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI)) mengungkapkan bahwa politik itu sebenarnya mulia

"Suka atau tidak, politik itu sendiri sebenarnya mulia. Mulai dari harga cabe di pasar, pendidikan atau pelayanan kesehatan masyarakat, semuanya merupakan produk politik," jelas wanita yang pernah menjadi penyiar Liputan6 tersebut, sebagaimana dilansir One Indonesia Satu (14/09/2017)


JANGAN JADI PENONTON, JADILAH PELAKU DALAM DUNIA POLITIK !!!
Sumber: https://oneindonesiasatu.com


KH Abdurahman Wahid (Gus Dur) mengungkapkan bahwa politik adalah pekerjaan yang sangat mulia karena ia memperjuangkan nasib orang yang banyak, bahkan Ir. Joko Widodo (Jokowi), semasa menjabat Gubernur DKI Jakarta periode 2012-2017, juga menegaskan bahwa politik itu suci dan juga alat untuk memperjuangkan nilai, ideologi, keadilan dan juga kemakmuran

Saya setuju politik itu suci, politik itu alat perjuangkan nilai, perjuangkan ideologi, keadilan, kemakmuran, dan itulah yang saya kira telah dilakukan Pak Sabam," ungkap Joko Widodo (Jokowi) saat menghadiri peluncuran buku "Politik itu Suci" yang ditulis Sabam Sirait di gedung Lemhanas, Jakarta pada hari Minggu tanggal 10 November 2013, sebagaimana dilansir merdeka.com (10/11/2013)


JANGAN JADI PENONTON, JADILAH PELAKU DALAM DUNIA POLITIK !!!
Sumber: https://www.merdeka.com


Dalam artikel berjudul "Inilah Alasan Utama Mengapa Politik itu Suci", saya telah menjelaskan bahwa apa yang terjadi dengan keadaan politik di Indonesia belakangan ini sebenarnya ditimbulkan oleh sejumlah politisi yang menggunakan kekuasaan politik yang mereka miliki hanya untuk mengenyangkan perut diri mereka, keluarga maupun golongan tertentu tanpa menghiraukan rakyat yang mereka pimpin. Selain itu, saya juga telah menegaskan dalam artikel tersebut bahwa mereka sesungguhnya telah mengkhianati Tuhan Yang Maha Kuasa, hati nuraninya sendiri dan juga kehidupan masyarakat, bangsa serta negara

Dalam salah satu video yang diunggah ke YouTube Channel Partai Solidaritas Indonesia, Sis Grace Natalie selaku Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengungkapkan bahwa sebenarnya tidak salah jika kita merasa kesal dan kecewa terhadap apa yang terjadi dalam dunia politik dewasa ini, namun beliau menambahkan bahwa jika kita hanya galau dan protes di media sosial, kondisi politik Indonesia tidak akan berubah, sebagaimana dilansir One Indonesia Satu (14/09/2017)

"Kesal dan kecewa ? Sah aja, tapi kalau kita hanya galau dan protes di media sosial, kondisi gak akan berubah," ungkap istri dari Kevin Osmond tersebut

Saya secara pribadi sangat setuju dengan pernyataan Sis Grace Natalie tersebut, mengingat beliau mengungkapkan fakta yang sebenar-benarnya dan juga yang sedang terjadi akhir-akhir ini, dimana sebagian besar di antara kita hanya dapat mengungkapkan kegalauan dan keapatisan mereka akan dunia politik Indonesia tersebut di media sosial maupun dalam percakapan sehari-hari

Sebagian besar masyarakat Indonesia, saking apatis terhadap dunia politik Indonesia, bahkan berpendapat bahwa siapapun pemimpinnya (entah gubernur atau bahkan Presiden), keadaan mereka akan tetap sama, padahal sesungguhnya pandangan mereka itu sama sekali SALAH BESAR !!! Kok bisa ??? Karena apa yang terjadi dalam segala aspek kehidupan masyarakat Indonesia saat ini tak lepas dari situasi politik Indonesia, bahkan mulai dari harga cabe di pasar, pendidikan, pelayanan kesehatan masyarakat dan unsur-unsur lainnya merupakan produk politik

Saat ini kita jumpai terlalu banyak penonton yang hanya jago dalam hal mengomentari carut-marutnya wajah politik Indonesia, baik lewat media sosial maupun dalam percakapan sehari-hari, namun sangat sedikit di antara kita yang mau terjun menjadi pelaku dalam merubah politik Indonesia

Tak sedikit teman-teman saya yang mengomentari dengan nada miring mengenai keputusan saya untuk terjun ke dalam dunia politik praktis, namun bagi saya, mereka tak lebih dan tak kurang dari sekedar penonton yang hanya jago dalam mengomentari, namun tidak mau menjadi pelaku dan tidak mau masuk ke dalam sistem perpolitikan Indonesia tersebut. Salah satu mantan teman di tempat kerja lama saya bahkan tidak setuju bahwa politik itu suci, padahal sesusungguhnya paradigma dia mengenai politik itu sama sekali SALAH BESAR !!!

Saya tidak mau terjebak dalam paradigma sebagian besar masyarakat Indonesia yang SALAH BESAR mengenai politik sesungguhnya, namun saya mau menjadi pelaku dan berjalan bersama mereka yang juga berkomitmen untuk terjun ke dalam politik praktis dalam rangka merubah wajah perpolitikan Indonesia. Saya tidak mau menjadi sebagian besar masyarakat Indonesia yang hanya jago dalam hal mengomentari carut-marutnya politik Indonesia tanpa sedikitpun mau masuk ke dalam sistem perpolitikan Indonesia. Memang saya tidak dapat memaksa orang lain untuk terjun ke dalam dunia politik praktis seperti yang saya lakukan, namun setidaknya, saya harus membuktikan bahwa saya bukan sebagian masyarakat Indonesia yang jago teori, tapi NOL BESAR dalam prakteknya

Dengan menjadi anggota Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan juga dengan mendaftarkan diri menjadi caleg Partai Solidaritas Indonesia (PSI), saya ingin menjadi pelaku yang berjalan bersama mereka yang juga menjadi anggota serta bacaleg Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan tidak ingin menjadi penonton yang berdiri diam sebagai penonton yang menyaksikan perpolitikan Indonesia berlalu begitu saja


JANGAN JADI PENONTON, JADILAH PELAKU DALAM DUNIA POLITIK !!!
Sumber: https://www.instagram.com/rudyharyanto77


Jika kalian adalah orang baik, namun hanya tidak mau terlibat dalam merubah wajah perpolitikan Indonesia dan hanya mengomentari carut-marutnya politik Indonesia lewat media sosial maupun dalam percakapan sehari-hari, sesungguhnya kalian turut andil dalam membiarkan orang-orang jahat merajalela dan menguasai dunia perpolitikan Indonesia, karena Jendral Besar Soedirman pernah berkata, "Kejahatan akan menang bila orang benar tidak melakukan apa-apa."

Jika kalian merasa diri kalian adalah orang baik, jangan hanya menjadi penonton, tapi jadilah pelaku dan berjalanlah bersama bersama mereka yang juga terjun dalam dunia politik praktis serta masuk dalam sistem perpolitikan Indonesia. Ingat, JANGAN JADI PENONTON, JADILAH PELAKU DALAM DUNIA POLITIK !!!

SALAM SOLIDARITAS !!!









By: Lay Cao Lay
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar