Sabtu, 21 Oktober 2017

Wakil Ketua PSI Jakarta: Berhentilah bermain kata-kata, fokuslah bekerja


Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai Wakil Ketua PSI Jakarta: Berhentilah bermain kata-kata, fokuslah bekerja

Wakil Ketua PSI Jakarta: Berhentilah bermain kata-kata, fokuslah bekerja
Sumber: https://twitter.com/rianernesto


Sebagaimana telah diketahui bersama, pada tanggal 16 Oktober 2017 warga DKI Jakarta dikejutkan dengan pidato perdana yang disampaikan Anies Baswedan setelah beliau resmi menjadi Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022, dimana beliau menggunakan istilah "pribumi" dalam pidato tersebut

"Dulu kita semua pribumi ditindas dan dikalahkan. Kini telah merdeka, kini saatnya menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Jangan sampai Jakarta ini seperti yang dituliskan pepatah Madura. Itik telor, ayam singerimi. Itik yang bertelur, ayam yang mengerami," ungkap Anies Baswedan dalam pidato perdana di Balai Kota DKI Jakarta


Wakil Ketua PSI Jakarta: Berhentilah bermain kata-kata, fokuslah bekerja


Pidato tersebut sontak menuai reaksi negatif dari berbagai pihak dan juga melahirkan sejarah baru di DKI Jakarta, dimana baru sehari bekerja, Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 yang diusung Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut dilaporkan ke pihak berwajib, bahkan dalam empat hari kerja, telah ada tiga laporan yang dilayangkan terkait pidato yang disampaikan mantan Menteri Pendidikan dalam Kabinet Indonesia Kerja tersebut, yaitu laporan yang dibuat oleh Banteng Muda Indonesia (BMI), Jack Boyd Lanpard (Gerakan Pancasila) dan Federasi Indonesia Bersatu
Wakil Ketua PSI Jakarta: Berhentilah bermain kata-kata, fokuslah bekerja
Sumber: https://news.detik.com
Wakil Ketua PSI Jakarta: Berhentilah bermain kata-kata, fokuslah bekerja
Sumber: http://www.tribunnews.com

Menanggapi pidato yang disampaikan sang pelopor "Tenun Kebangsaan" tersebut, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Jakarta mengunggah sebuah video berdurasi 1 menit ke akun Instagram PSI Jakarta, dimana dalam video tersebut Wakil Ketua DPW PSI Jakarta Rian Ernest menyatakan bahwa PSI Jakarta mengecam penggunaan istilah pribumi yang digunakan Gubernur DKI Jakarta kelahiran Kuningan, Jawa Barat, 07 Mei 1969 tersebut serta mengungkapkan bahwa penggunaan istilah "pribumi" telah dilarang melalui Instruksi Presiden tahun 1998

Lebih lanjut, Rian Ernest juga menegaskan bahwa PSI Jakarta mengecam pernyataan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang mengatakan, "Inilah saatnya kita menjadi tuan rumah di negara kita sendiri."

"PSI mempertanyakan hal ini. Bukankah kita sudah merdeka sejak 1945 ? Bukankah dengan kemerdekaan itu, kitalah Warga Negara Indonesia darimana pun asal kita, suku, agama dan ras nya, mengisi kemerdekaan itu ?" tanya Rian Ernest

Di bagian akhir video tersebut, Wakil Ketua DPW PSI Jakarta menyampaikan sebuah pesan yang ditujukan kepada sang penggagas "Gerakan Indonesia Mengajar" tersebut agar beliau berhenti bermain kata-kata dan fokus bekerja

"Pak Anies, berhentilah bermain kata-kata, fokuslah bekerja. Mengapa ? Karena warga DKI Jakarta adalah warga yang kritis dan menunggu bukti, bukan hanya janji," tutup Rian Ernest

Untuk info selengkapnya, silahkan tonton video di bawah ini





By: Lay Cao Lay
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar