Tampilkan postingan dengan label politik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label politik. Tampilkan semua postingan

Kamis, 26 Oktober 2017

Ini Alasan Tsamara Amany Daftar jadi Caleg PSI

1 komentar:
Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai Ini Alasan Tsamara Amany Daftar jadi Caleg PSI

Sebagaimana telah diketahui bersama, Tsamara Amany (salah seorang aktivis perempuan yang juga menjadi salah seorang Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) memutuskan untuk mendaftarkan diri sebagai caleg Partai Solidaritas Indonesia (PSI)


Ini Alasan Tsamara Amany Daftar jadi Caleg PSI
Sumber: https://kumparan.com

Dalam konferensi pers yang diadakan pada hari Kamis tanggal 26 Oktober 2017 di Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Jalan Wahid Hasyim nomor 194, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Tsamara Amany mengungkapkan bahwa beliau mantap menjadi caleg DPR RI, karena dirinya ingin meneruskan perjuangan dalam memberantas korupsi di DPR RI

"Selama ini, politik dan DPR sering dipersepsikan sebagai tempat yang kotor. Tetapi kalau kita merasa bahwa DPR bukan tempat yang bersih, dan tidak pernah ada upaya orang-orang baik masuk ke DPR membawa semangat antikorupsi, kapan DPR akan bersih sebagaimana yang diharapkan masyarakat ?" ungkap Tsamara Amany, sebagaimana dilansir Kumparan (26/10/2017)

Wanita kelahiran Jakarta, 24 Juni 2017 tersebut menyerahkan berkas pendaftaran langsung ke Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Wanita muda yang baru dinobatkan sebagai "Women of The Year 2017" oleh Majalah HerWorld tersebut menjelaskan bahwa persiapan yang dilakukan dirinya ialah membuat tulisan dan mengisi formulir pendaftaran, lalu setelah lolos, beliau juga harus melewati tahapan wawancara dengan sejumlah tokoh independen untuk mendapatkan tiket caleg dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI)

"Pertama buat tulisan, kemudian administratif mengisi formulir pendaftaran, tentu dilihat lagi apakah saya lolos nantinya. Sampai saat ini walaupun saya juga salah satu pengurus DPP, kita sudah sepakat membuat prosedur di mana harus dilalui semua caleg kita harus diwawancarai oleh tokoh-tokoh independen, tetap harus melewati prosedur yang sudah disepakati," beber Tsamara Amany, sebagaimana dilansir MerahPutih (26/10/2017)

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie menyambut gembira pendaftaran Co-founder Komunitas Perempuan Politik tersebut sebagai caleg Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan mengaku bahwa dirinya salut dengan langkah Tsamara Amany, untuk masuk ke dalam sistem politik di saat anak-anak seusianya lebih memilih bersikap apolitis

"Tsamara termasuk orang yang sadar politik dan memutuskan masuk sistem di usia yang sangat muda. Jadi, umur perjuangannya masih panjang sekali. Jika nanti terpilih di 2019, ia baru berusia 23 tahun. Banyak waktu yang ia miliki untuk memperjuangkan nilai antikorupsi di dunia politik," ungkap Grace Natalie, sebagaimana dilansir NetralNews (26/10/2017)

Grace Natalie juga berharap langkah Tsamara Amany tersebut akan menginspirasi jutaan anak muda untuk masuk ke dunia politik

"Saat melihat Tsamara, saya melihat impian dan harapan revolusi politik di pundaknya. Semoga Tsamara membawa daya dongkrak untuk generasinya agar anak-anak muda mulai mempertimbangkan politik sebagai sebuah media perjuangan, juga sebagai sebuah opsi karier, dengan idealisme seperti Tsamara." lanjut Grace Natalie, sebagaimana dilansir RMOL (26/10/2017)


Ini Alasan Tsamara Amany Daftar jadi Caleg PSI
Sumber: http://politik.rmol.co

By: Lay Cao Lay
Continue Reading...

Sabtu, 21 Oktober 2017

Wakil Ketua PSI Jakarta: Berhentilah bermain kata-kata, fokuslah bekerja

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai Wakil Ketua PSI Jakarta: Berhentilah bermain kata-kata, fokuslah bekerja

Wakil Ketua PSI Jakarta: Berhentilah bermain kata-kata, fokuslah bekerja
Sumber: https://twitter.com/rianernesto


Sebagaimana telah diketahui bersama, pada tanggal 16 Oktober 2017 warga DKI Jakarta dikejutkan dengan pidato perdana yang disampaikan Anies Baswedan setelah beliau resmi menjadi Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022, dimana beliau menggunakan istilah "pribumi" dalam pidato tersebut

"Dulu kita semua pribumi ditindas dan dikalahkan. Kini telah merdeka, kini saatnya menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Jangan sampai Jakarta ini seperti yang dituliskan pepatah Madura. Itik telor, ayam singerimi. Itik yang bertelur, ayam yang mengerami," ungkap Anies Baswedan dalam pidato perdana di Balai Kota DKI Jakarta


Wakil Ketua PSI Jakarta: Berhentilah bermain kata-kata, fokuslah bekerja


Pidato tersebut sontak menuai reaksi negatif dari berbagai pihak dan juga melahirkan sejarah baru di DKI Jakarta, dimana baru sehari bekerja, Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 yang diusung Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut dilaporkan ke pihak berwajib, bahkan dalam empat hari kerja, telah ada tiga laporan yang dilayangkan terkait pidato yang disampaikan mantan Menteri Pendidikan dalam Kabinet Indonesia Kerja tersebut, yaitu laporan yang dibuat oleh Banteng Muda Indonesia (BMI), Jack Boyd Lanpard (Gerakan Pancasila) dan Federasi Indonesia Bersatu
Wakil Ketua PSI Jakarta: Berhentilah bermain kata-kata, fokuslah bekerja
Sumber: https://news.detik.com
Wakil Ketua PSI Jakarta: Berhentilah bermain kata-kata, fokuslah bekerja
Sumber: http://www.tribunnews.com

Menanggapi pidato yang disampaikan sang pelopor "Tenun Kebangsaan" tersebut, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Jakarta mengunggah sebuah video berdurasi 1 menit ke akun Instagram PSI Jakarta, dimana dalam video tersebut Wakil Ketua DPW PSI Jakarta Rian Ernest menyatakan bahwa PSI Jakarta mengecam penggunaan istilah pribumi yang digunakan Gubernur DKI Jakarta kelahiran Kuningan, Jawa Barat, 07 Mei 1969 tersebut serta mengungkapkan bahwa penggunaan istilah "pribumi" telah dilarang melalui Instruksi Presiden tahun 1998

Lebih lanjut, Rian Ernest juga menegaskan bahwa PSI Jakarta mengecam pernyataan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang mengatakan, "Inilah saatnya kita menjadi tuan rumah di negara kita sendiri."

"PSI mempertanyakan hal ini. Bukankah kita sudah merdeka sejak 1945 ? Bukankah dengan kemerdekaan itu, kitalah Warga Negara Indonesia darimana pun asal kita, suku, agama dan ras nya, mengisi kemerdekaan itu ?" tanya Rian Ernest

Di bagian akhir video tersebut, Wakil Ketua DPW PSI Jakarta menyampaikan sebuah pesan yang ditujukan kepada sang penggagas "Gerakan Indonesia Mengajar" tersebut agar beliau berhenti bermain kata-kata dan fokus bekerja

"Pak Anies, berhentilah bermain kata-kata, fokuslah bekerja. Mengapa ? Karena warga DKI Jakarta adalah warga yang kritis dan menunggu bukti, bukan hanya janji," tutup Rian Ernest

Untuk info selengkapnya, silahkan tonton video di bawah ini





By: Lay Cao Lay
Continue Reading...

Sabtu, 23 September 2017

Ini Alasan Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia ini Sebut Politisi Profesi Paling Mulia

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai Ini Alasan Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia ini Sebut Politisi Profesi Paling Mulia

Sebagian besar di antara kita masih menganggap bahwa politik itu kotor, jahat, kejam dan politisi merupakan salah satu profesi yang paling tidak disukai dan dalam artikel ini saya akan berusaha meluruskan persepsi salah mengenai politik dan profesi politisi itu sendiri, agar kita semua semakin mengerti esensi dasar dari politik dan profesi politisi

Dalam salah satu video yang diunggah ke YouTube Channel Parta Solidaritas Indonesia, Sis Tsamara Amany (salah seorang Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Solidaritas Indonesia (PSI)) mengungkapkan alasan mengapa dirinya memutuskan untuk terjun ke dalam dunia politik

Dalam video tersebut penulis buku "Curhat Perempuan" tersebut mengungkapkan bahwa bagaimana beliau dapat berkontribusi lebih bagi negara ini kalau dirinya tidak masuk ke dalam dunia politik dan tidak masuk ke dalam lembaga-lembaga pengambil keputusan yang dapat memberikan akses untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

"Gimana saya bisa berkontribusi lebih bagi negara ini kalau saya gak masuk ke politik, kalau saya gak masuk ke satu lembaga-lembaga pengambil keputusan yang jelas-jelas bisa memberikan akses kepada saya untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia ?" ungkap Co-founder Gerakan Perempuan Politik tersebut

Lebih lanjut, salah seorang mahasiswi Universitas Paramadina tersebut menjelaskan bahwa dirinya memutuskan untuk terjun ke dalam dunia politik saat beliau magang di Balai Kota selama empat bulan. Awalnya beliau yang pernah menjadi salah seorang saksi di Mahkamah Konsitusi (MK) tersebut sangat apatis terhadap politik, bahkan salah seorang hakim Mahkamah Konstitusi (MK) sampai kesal dan berkata, "Apa sih persepsi kamu tentang partai politik ? Kayaknya jelek banget tuh partai politik di mata kamu. Partai politik itu kotor, Ahok itu harus maju calon independen dan lain sebagainya."

Saat itu wanita yang bercita-cita ingin menjadi Gubernur DKI Jakarta tersebut apatis terhadap dunia politik, karena banyak kader partai politik yang ditangkap gara-gara kasus korupsi dan juga banyak partai politik yang tidak memiliki sikap yang jelas mengenai toleransi. Meski demikian, rasa apatis Tsamara Amany tersebut hilang saat beliau magang selama empat bulan di Balai Kota dan berhasil menyederhanakan proses perizinan DKI Jakarta, sehingga peringkat perizinan DKI Jakarta di Bank Dunia (World Bank) naik 16 peringkat, sehingga beliau sadar bahwa tidak ada satu jabatan pun di negara ini yang jelas-jelas dapat berkontribusi dan langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, selain politik

"Tidak ada satu jabatan apapun di negara ini yang bisa jelas-jelas berkontribusi dan langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, selain politik," tegas perempuan pemilik nama asli Tsamara Amany Alatas tersebut

Politisi muda Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tersebut juga berani menegaskan bahwa politisi adalah profesi paling mulia di negara ini bila kita memiliki niat yang baik

"Saya berani mengatakan, politisi adalah profesi paling mulia di negara ini kalau kita punya niat yang baik menjadi politisi. Kenapa ? Karena hanya dengan jadi politisi, kita bisa kasih akses ke orang-orang jaminan kesehatan, jaminan pendidikan, kita bisa kasih mereka subsidi rumah susun dan lain sebagainya," lanjut putri dari pasangan Muhammad Abdurachman dan Nabila Zen tersebut


Ini Alasan Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia ini Sebut Politisi Profesi Paling Mulia
Sumber: http://www.thejakartapost.com

Wanita yang pernah menjadi staf magang dalam bidang perizinan di Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) tersebut mengungkapkan bahwa apa yang telah dilakukan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sangat menginsprasi dirinya dan membuat dirinya yakin bahwa politik memang satu-satunya jalan dan cara paling masuk akal supaya kita bisa mengubah bangsa Indonesia ke depan

"Apa yang dilakukan oleh Ahok itu sangat menginspirasi saya dan membuat saya yakin, memang politik lah satu-satunya jalan, cara paling masuk akal supaya kita bisa merubah bangsa ini ke depan," tegas Tsamara Amany

Untuk info selengkapnya, silahkan tonton video berduarasi 1 jam 11 menit 38 detik di bawah ini



By: Lay Cao Lay
Continue Reading...

Selasa, 19 September 2017

MENGAPA WAJAH PERPOLITIKAN INDONESIA CARUT MARUT ??? INI JAWABANNYA

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai Mengapa Wajah Perpolitikan Indonesia Carut Marut ? Ini Jawabannya

Sebagian besar para pembaca pasti telah mengetahui dan juga merasakan betapa carut marut nya wajah perpolitikan Indonesia dalam masa Orde Reformasi yang sukses meruntuhkan rezim Orde Baru yang berkuasa 32 tahun lamanya di bawah kepemimpinan Jendral Besar Soeharto. Pertanyaan yang muncul ialah mengapa wajah perpolitikan Indonesia carut-marut ??? Di bawah ini kita akan membahas mengenai tiga ungkapan dari tokoh terkenal yang akan menjawab pertanyaan tersebut


"Kejahatan Akan Menang Jika Orang Benar Tidak Melakukan Apa-apa." -Jendral Sudirman


Sumber: https://ministry.gkigejayan.or.id


MENGAPA WAJAH PERPOLITKAN INDONESIA CARUT MARUT ??? INI JAWABANNYA
Sumber: http://www.boombastis.com


Saya sangat-sangat setuju dengan pernyataan Jendral Sudirman tersebut di atas, karena memang kejahatan akan menang bila orang baik tidak melakukan apa-apa dan inilah yang menjadi penyebab carut-marutnya wajah perpolitikan Indonesia akhir-akhir ini

Dalam salah satu video yang diunggah ke YouTube Channel Partai Solidaritas Indonesia, Raja Juli Antoni (Sekjen Partai Solidaritas Indonesia (PSI)) mengungkapkan bahwa Indonesia sebenarnya tidak kekurangan stok orang baik, namun orang-orang baik tersebut tidak mau terlibat langsung dalam politik praktis, sehingga institusi politik akhirnya dikuasai oleh orang-orang yang tidak memiliki kredibilitas


"Saya percaya bahwa Indonesia tidak kekurangan stok orang baik. Yang menjadi masalah selama ini, orang-orang baiknya tidak mau terlibat langsung di politik praktis, sehingga akhirnya institusi politik dikuasai oleh orang-orang yang tidak memiliki kredibilitas," ungkap pria kelahiran Pekanbaru, Riau, 13 Juli 1977 tersebut

MENGAPA WAJAH PERPOLITKAN INDONESIA CARUT MARUT ??? INI JAWABANNYA
Sumber: http://www.rajajuliantoni.com

Yup, sesungguhnya banyak sekali orang baik di Indonesia, namun masalah sebenarnya ialah orang-orang baik tersebut memilih untuk cari aman, sehingga mereka tidak mau terlibat langsung dalam politik praktis, padahal sesungguhnya jika orang-orang baik tersebut hanya diam dan tidak melakukan apapun, orang jahat akan merajalela dan menguasai institusi politik, sehingga kezaliman akan terus terjadi dan wajah perpolitikan Indonesia akan terus carut-marut

"Kezhaliman akan terus ada, bukan karena banyaknya orang-orang jahat, tapi karena diamnya orang-orang baik." -Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)


MENGAPA WAJAH PERPOLITKAN INDONESIA CARUT MARUT ??? INI JAWABANNYA
Sumber: https://www.pinterest.com


Dari ketiga ungkapan tersebut di atas, dapat diambil kesimpulan bahwa wajah perpolitikan Indonesia carut marut bukan karena banyaknya orang jahat, namun karena banyak orang baik yang melakukan pembiaran, yaitu dengan memilih untuk diam dan tidak melakukan apapun, sehingga orang-orang baik tersebut membiarkan orang-orang jahat merajalela dan menguasai institusi politik, sehingga politik Indonesia dirusak dengan kezhaliman yang terus-menerus terjadi

Saya yakin bahwa sebagian besar para pembaca bukanlah orang jahat, namun saat kalian semua lebih memilih untuk berdiam diri dan tidak melakukan apapun dalam dunia politik praktis, jangan salahkan siapa-siapa ataupun keadaan, bila kalian akan terus melihat carut-marutnya wajah perpolitikan Indonesia akibat kezhaliman yang terus-menerus dilakukan oleh orang-orang jahat yang kalian biarkan merajalela


MENGAPA WAJAH PERPOLITIKAN INDONESIA CARUT MARUT ??? INI JAWABANNYA
Sumber: https:psi.id


Jika kalian tertantang untuk merubah wajah perpolitikan Indonesia yang carut-marut tersebut, JANGAN TUNDA-TUNDA LAGI !!! KELUARLAH DARI ZONA NYAMAN ANDA dan TERJUNLAH KE DUNIA POLITIK PRAKTIS !!! JADILAH PEMBUAT SEJARAH BARU DALAM PERPOLITIKAN INDONESIA !!!

Memang untuk terlibat dalam dunia perpolitikan Indonesia, kita tidak harus menjadi Gubernur, Walikota, Bupati ataupun anggota DPR dan DPRD, namun jika ada di antara para pembaca yang mau masuk ke dalam sistem perpolitikan Indonesia dengan menjadi anggota legislatif di tingkat nasional, provinsi ataupun kabupaten/kota, silahkan Anda JAWAB TANTANGAN RAJA JULI ANTONI (Sekjen Partai Solidaritas Indonesia (PSI)) dalam video berdurasi 33 detik di bawah ini

SALAM SOLIDARITAS !!!



By: Lay Cao Lay
Continue Reading...

Senin, 18 September 2017

JANGAN JADI PENONTON, JADILAH PELAKU DALAM DUNIA POLITIK !!!

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai JANGAN JADI PENONTON !!! JADILAH PELAKU DALAM DUNIA POLITIK !!!

"Aku akan berjalan bersama mereka yang berjalan. Karena aku tidak akan berdiri diam sebagai penonton yang menyaksikan perarakan berlalu." -Khalil Gibran


Saya secara pribadi sangat suka dengan salah satu kata mutiara yang diungkapkan Khalil Gibran (seorang seniman, penyair, dan penulis internasional yang dilahirkan di Basyari, Lebanon pada tanggal 06 Januari 1883 dan meninggal dunia di New York, Amerika Serikat pada tanggal 10 April 1931) tersebut di atas, karena berbicara mengenai orang yang menjadi pelaku dan orang yang hanya menjadi penonton

Kata mutiara tersebut di atas jugalah yang melatarbelakangi keputusan saya untuk terjun ke dalam dunia politik praktis, yaitu dengan bergabung menjadi anggota Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan juga mendaftarkan diri sebagai caleg Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Sebagian besar para pembaca mungkin akan bertanya, "Bro Rudy, apa hubungannya kata mutiara Khalil Gibran dengan keputusan Anda untuk bergabung di Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ?"


JANGAN JADI PENONTON, JADILAH PELAKU DALAM DUNIA POLITIK !!!
Sumber: http://www.thedailybeast.com


Sebagian besar para pembaca pasti mengetahui carut-marutnya wajah perpolitikan Indonesia yang menyebabkan kalian semua berpikir bahwa politik itu jahat, kejam dan menghalalkan segala cara, padahal sesungguhnya politik itu suci dan mulia. Sis Grace Natalie (Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI)) mengungkapkan bahwa politik itu sebenarnya mulia

"Suka atau tidak, politik itu sendiri sebenarnya mulia. Mulai dari harga cabe di pasar, pendidikan atau pelayanan kesehatan masyarakat, semuanya merupakan produk politik," jelas wanita yang pernah menjadi penyiar Liputan6 tersebut, sebagaimana dilansir One Indonesia Satu (14/09/2017)


JANGAN JADI PENONTON, JADILAH PELAKU DALAM DUNIA POLITIK !!!
Sumber: https://oneindonesiasatu.com


KH Abdurahman Wahid (Gus Dur) mengungkapkan bahwa politik adalah pekerjaan yang sangat mulia karena ia memperjuangkan nasib orang yang banyak, bahkan Ir. Joko Widodo (Jokowi), semasa menjabat Gubernur DKI Jakarta periode 2012-2017, juga menegaskan bahwa politik itu suci dan juga alat untuk memperjuangkan nilai, ideologi, keadilan dan juga kemakmuran

Saya setuju politik itu suci, politik itu alat perjuangkan nilai, perjuangkan ideologi, keadilan, kemakmuran, dan itulah yang saya kira telah dilakukan Pak Sabam," ungkap Joko Widodo (Jokowi) saat menghadiri peluncuran buku "Politik itu Suci" yang ditulis Sabam Sirait di gedung Lemhanas, Jakarta pada hari Minggu tanggal 10 November 2013, sebagaimana dilansir merdeka.com (10/11/2013)


JANGAN JADI PENONTON, JADILAH PELAKU DALAM DUNIA POLITIK !!!
Sumber: https://www.merdeka.com


Dalam artikel berjudul "Inilah Alasan Utama Mengapa Politik itu Suci", saya telah menjelaskan bahwa apa yang terjadi dengan keadaan politik di Indonesia belakangan ini sebenarnya ditimbulkan oleh sejumlah politisi yang menggunakan kekuasaan politik yang mereka miliki hanya untuk mengenyangkan perut diri mereka, keluarga maupun golongan tertentu tanpa menghiraukan rakyat yang mereka pimpin. Selain itu, saya juga telah menegaskan dalam artikel tersebut bahwa mereka sesungguhnya telah mengkhianati Tuhan Yang Maha Kuasa, hati nuraninya sendiri dan juga kehidupan masyarakat, bangsa serta negara

Dalam salah satu video yang diunggah ke YouTube Channel Partai Solidaritas Indonesia, Sis Grace Natalie selaku Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengungkapkan bahwa sebenarnya tidak salah jika kita merasa kesal dan kecewa terhadap apa yang terjadi dalam dunia politik dewasa ini, namun beliau menambahkan bahwa jika kita hanya galau dan protes di media sosial, kondisi politik Indonesia tidak akan berubah, sebagaimana dilansir One Indonesia Satu (14/09/2017)

"Kesal dan kecewa ? Sah aja, tapi kalau kita hanya galau dan protes di media sosial, kondisi gak akan berubah," ungkap istri dari Kevin Osmond tersebut

Saya secara pribadi sangat setuju dengan pernyataan Sis Grace Natalie tersebut, mengingat beliau mengungkapkan fakta yang sebenar-benarnya dan juga yang sedang terjadi akhir-akhir ini, dimana sebagian besar di antara kita hanya dapat mengungkapkan kegalauan dan keapatisan mereka akan dunia politik Indonesia tersebut di media sosial maupun dalam percakapan sehari-hari

Sebagian besar masyarakat Indonesia, saking apatis terhadap dunia politik Indonesia, bahkan berpendapat bahwa siapapun pemimpinnya (entah gubernur atau bahkan Presiden), keadaan mereka akan tetap sama, padahal sesungguhnya pandangan mereka itu sama sekali SALAH BESAR !!! Kok bisa ??? Karena apa yang terjadi dalam segala aspek kehidupan masyarakat Indonesia saat ini tak lepas dari situasi politik Indonesia, bahkan mulai dari harga cabe di pasar, pendidikan, pelayanan kesehatan masyarakat dan unsur-unsur lainnya merupakan produk politik

Saat ini kita jumpai terlalu banyak penonton yang hanya jago dalam hal mengomentari carut-marutnya wajah politik Indonesia, baik lewat media sosial maupun dalam percakapan sehari-hari, namun sangat sedikit di antara kita yang mau terjun menjadi pelaku dalam merubah politik Indonesia

Tak sedikit teman-teman saya yang mengomentari dengan nada miring mengenai keputusan saya untuk terjun ke dalam dunia politik praktis, namun bagi saya, mereka tak lebih dan tak kurang dari sekedar penonton yang hanya jago dalam mengomentari, namun tidak mau menjadi pelaku dan tidak mau masuk ke dalam sistem perpolitikan Indonesia tersebut. Salah satu mantan teman di tempat kerja lama saya bahkan tidak setuju bahwa politik itu suci, padahal sesusungguhnya paradigma dia mengenai politik itu sama sekali SALAH BESAR !!!

Saya tidak mau terjebak dalam paradigma sebagian besar masyarakat Indonesia yang SALAH BESAR mengenai politik sesungguhnya, namun saya mau menjadi pelaku dan berjalan bersama mereka yang juga berkomitmen untuk terjun ke dalam politik praktis dalam rangka merubah wajah perpolitikan Indonesia. Saya tidak mau menjadi sebagian besar masyarakat Indonesia yang hanya jago dalam hal mengomentari carut-marutnya politik Indonesia tanpa sedikitpun mau masuk ke dalam sistem perpolitikan Indonesia. Memang saya tidak dapat memaksa orang lain untuk terjun ke dalam dunia politik praktis seperti yang saya lakukan, namun setidaknya, saya harus membuktikan bahwa saya bukan sebagian masyarakat Indonesia yang jago teori, tapi NOL BESAR dalam prakteknya

Dengan menjadi anggota Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan juga dengan mendaftarkan diri menjadi caleg Partai Solidaritas Indonesia (PSI), saya ingin menjadi pelaku yang berjalan bersama mereka yang juga menjadi anggota serta bacaleg Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan tidak ingin menjadi penonton yang berdiri diam sebagai penonton yang menyaksikan perpolitikan Indonesia berlalu begitu saja


JANGAN JADI PENONTON, JADILAH PELAKU DALAM DUNIA POLITIK !!!
Sumber: https://www.instagram.com/rudyharyanto77


Jika kalian adalah orang baik, namun hanya tidak mau terlibat dalam merubah wajah perpolitikan Indonesia dan hanya mengomentari carut-marutnya politik Indonesia lewat media sosial maupun dalam percakapan sehari-hari, sesungguhnya kalian turut andil dalam membiarkan orang-orang jahat merajalela dan menguasai dunia perpolitikan Indonesia, karena Jendral Besar Soedirman pernah berkata, "Kejahatan akan menang bila orang benar tidak melakukan apa-apa."

Jika kalian merasa diri kalian adalah orang baik, jangan hanya menjadi penonton, tapi jadilah pelaku dan berjalanlah bersama bersama mereka yang juga terjun dalam dunia politik praktis serta masuk dalam sistem perpolitikan Indonesia. Ingat, JANGAN JADI PENONTON, JADILAH PELAKU DALAM DUNIA POLITIK !!!

SALAM SOLIDARITAS !!!









By: Lay Cao Lay
Continue Reading...